إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ نِدَاءً خَفِيًّا

ketika ia menyeru Tuhannya dengan seruan yang lirih,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُidz naadaa rabbahuketika ia menyeru Tuhannya
  2. نِدَاءً خَفِيًّاnidaa'an khafiyyandengan seruan yang lirih
Aplikasi

Detail intim: Zakaria 'menyeru Tuhannya dengan seruan yang lirih', doa pribadi yang tidak perlu dipertontonkan atau diucapkan keras-keras untuk didengar, sebuah model kedekatan spiritual yang personal dan tulus. Konkretnya: doa dan permohonan yang paling tulus tidak selalu perlu diucapkan keras atau dipertontonkan, keintiman dengan Tuhan bisa terjadi dalam kesunyian dan kelirihan yang personal.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-d-w, r-b-b, kh-f-y): naadaa diterjemahkan 'menyeru' (akar n-d-w); nidaa' khafiyy diterjemahkan 'seruan yang lirih (tersembunyi)' (akar kh-f-y). Selaras.