وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا

Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap ahli warisku sepeninggalku, sedangkan istriku mandul. Maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang wali,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِيwa-innii khiftu l-mawaaliya min waraa'iidan sesungguhnya aku khawatir terhadap ahli warisku sepeninggalku
  2. وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًاwa-kaanat imra'atii aaqiransedangkan istriku mandul
  3. فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّاfa-hab lii min ladunka waliyyanmaka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang wali
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar kh-w-f, w-l-y, w-r-y, k-w-n, m-r-a, '-q-r, w-h-b, l-d-n): khiftu diterjemahkan 'aku khawatir' (akar kh-w-f); mawaalii diterjemahkan 'ahli waris/keluarga' (akar w-l-y WLY); imra'ah aaqir diterjemahkan 'istri mandul'; hab lii waliyyan diterjemahkan 'anugerahilah aku seorang wali (penerus)' (akar w-h-b + akar w-l-y WLY; terjemahan lain 'anak'). gloss '(anak)' dibuang.

Aplikasi

Kekhawatiran jujur Zakaria tentang siapa yang akan meneruskan perjuangannya sepeninggalnya, kepedulian terhadap keberlanjutan misi melampaui kepentingan pribadi semata, sebuah perhatian yang wajar bagi siapa pun yang telah menginvestasikan hidupnya untuk sesuatu yang bermakna.