فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ مِنَ الْمِحْرَابِ فَأَوْحَىٰ إِلَيْهِمْ أَنْ سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيًّا

Maka ia keluar menuju kaumnya dari mihrab, lalu ia memberi isyarat kepada mereka agar bertasbih pada waktu pagi dan petang.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ مِنَ الْمِحْرَابِfa-kharaja alaa qawmihi mina l-mihraabimaka ia keluar menuju kaumnya dari mihrab
  2. فَأَوْحَىٰ إِلَيْهِمْfa-awhaa ilayhimlalu ia memberi isyarat kepada mereka
  3. أَنْ سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيًّاan sabbihuu bukratan wa-ashiyyanagar bertasbih pada waktu pagi dan petang
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar kh-r-j, q-w-m, h-r-b, w-h-y, s-b-h, b-k-r, '-sh-w): kharaja diterjemahkan 'keluar' (akar kh-r-j); awhaa ilayhim diterjemahkan 'mengisyaratkan kepada mereka', akar w-h-y (di sini isyarat cepat/non-verbal karena Zakaria dibuat tak dapat bicara; memperluas rentang akar wahy); sabbihuu diterjemahkan 'bertasbihlah' (akar s-b-h); bukratan wa ashiyyan diterjemahkan 'pagi dan petang'. Selaras.

Aplikasi

Respons Zakaria begitu keluar dari tempat ibadahnya: mengajak kaumnya bertasbih pagi dan petang, momen pribadi yang luar biasa langsung diarahkan menjadi ajakan kolektif untuk bersyukur bersama.