وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا

Dan ceritakanlah dalam Kitab tentang Maryam, ketika ia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَwa-dzkur fii l-kitaabi maryamadan ceritakanlah dalam Kitab tentang Maryam
  2. إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَاidzi ntabadzat min ahlihaaketika ia mengasingkan diri dari keluarganya
  3. مَكَانًا شَرْقِيًّاmakaanan sharqiyyanke suatu tempat di sebelah timur
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar dz-k-r, k-t-b, n-b-dz, a-h-l, k-w-n, sh-r-q): udhkur diterjemahkan 'ceritakanlah (ingatlah)' (akar dz-k-r); intabadhat diterjemahkan 'mengasingkan diri' (akar n-b-dz); makaan sharqiyy diterjemahkan 'tempat di timur' (akar sh-r-q). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)/(Baitulmaqdis)' dibuang.

Aplikasi

Kisah Maryam dibuka dengan tindakan mengasingkan diri 'ke suatu tempat di sebelah timur', pilihan mencari kesendirian dan ketenangan, sebuah ruang pribadi yang dihormati sebelum peristiwa besar terjadi. Konkretnya: mencari waktu dan ruang untuk menyendiri secara sengaja (bukan dianggap sebagai penarikan diri yang negatif) bisa menjadi persiapan penting menjelang momen-momen besar dalam hidup.