وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا
Dan ceritakanlah dalam Kitab tentang Maryam, ketika ia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَwa-dzkur fii l-kitaabi maryamadan ceritakanlah dalam Kitab tentang Maryam
- إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَاidzi ntabadzat min ahlihaaketika ia mengasingkan diri dari keluarganya
- مَكَانًا شَرْقِيًّاmakaanan syarqiyyanke suatu tempat di sebelah timur
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَاذْكُرْwa-dzkurdan sebutlah
- فِيfiidalam
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- مَرْيَمَmaryamaMaryam
- إِذِidziketika
- انْتَبَذَتْntabadzatia menyingkir
- مِنْmindari
- أَهْلِهَاahlihaapenduduknya
- مَكَانًاmakaanantempat
- شَرْقِيًّاsyarqiyyandi sebelah timur
Inti bacaan
Kisah Maryam dibuka dengan tindakan mengasingkan diri 'ke suatu tempat di sebelah timur', pilihan mencari kesendirian dan ketenangan, sebuah ruang pribadi yang dihormati sebelum peristiwa besar terjadi. Konkretnya: mencari waktu dan ruang untuk menyendiri secara sengaja (bukan dianggap sebagai penarikan diri yang negatif) bisa menjadi persiapan penting menjelang momen-momen besar dalam hidup.
Penjelasan pilihan kata
'Ceritakanlah' (udzkur) memakai akar yang sama dengan 'kisah' (dzikr) di 19:2: bentuk perintah dari akar yang sama, formula pembuka yang akan berulang untuk kisah-kisah lain dalam surah ini.
Tafsiran
Kisah beralih dari Zakaria-Yahya ke Maryam, dibuka dengan formula penuturan yang sama seperti pembuka surah: sebuah pola berulang yang menyatukan rangkaian kisah dalam Maryam sebagai satu kesatuan penuturan.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan menyuruh menceritakan, bukan langsung bercerita. Ada perintah sebelum kisahnya. Sesuatu yang diperintahkan untuk diceritakan menandakan bahwa ia memang dimaksudkan sampai ke orang lain, bukan sekadar dicatat.
- Perbuatan pertama yang disebut tentangnya mengasingkan diri dari keluarganya. Bukan beribadah atau berdoa. Yang dicatat lebih dahulu justru langkah menjauh, dan dari kesendirian itulah seluruh kisahnya bermula.
- Allah menyebut suatu tempat di sebelah timur, tanpa nama. Arahnya disebutkan, tempatnya tidak. Yang penting bukan di mana persisnya, melainkan bahwa ia cukup jauh dari orang-orang yang biasa mengelilinginya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-k-r, k-t-b, n-b-dz, a-h-l, k-w-n, sh-r-q): udhkur diterjemahkan 'ceritakanlah (ingatlah)' (akar dz-k-r); intabadhat diterjemahkan 'mengasingkan diri' (akar n-b-dz); makaan sharqiyy diterjemahkan 'tempat di timur' (akar sh-r-q). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)/(Baitulmaqdis)' dibuang.