فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا
Maka ia menyeru dari bawahnya, “Janganlah engkau bersedih; sungguh Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَاfa-naadaahaa min tahtihaamaka ia menyeru dari bawahnya
- أَلَّا تَحْزَنِيallaa tahzaniijanganlah engkau bersedih
- قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّاqad ja'ala rabbuki tahtaki sariyyansungguh Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu
Terjemahan per kata (10 kata)
- فَنَادَاهَاfa-naadaahaamaka ia menyerunya
- مِنْmindari
- تَحْتِهَاtahtihaabawahnya
- أَلَّاallaajanganlah
- تَحْزَنِيtahzaniiengkau bersedih
- قَدْqadsungguh
- جَعَلَja'alamenjadikan
- رَبُّكِrabbukiTuhanmu
- تَحْتَكِtahtakidi bawahmu
- سَرِيًّاsariyyananak sungai
Inti bacaan
Penghiburan segera datang: 'Janganlah engkau bersedih; sungguh Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu', pertolongan konkret dan praktis (air) disediakan tepat pada momen kebutuhan yang paling mendesak.
Penjelasan pilihan kata
Teks tidak menyebutkan siapa yang menyeru di sini: tradisi tafsir terbagi antara sosok yang sama dari 19:17 atau bayi yang baru dilahirkan itu sendiri; ayat dibiarkan terbuka tanpa penamaan.
Tafsiran
Pertolongan datang tepat setelah seruan putus asa Maryam, penghiburan pertama adalah larangan bersedih, diikuti penyediaan kebutuhan paling mendesak: air.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai bentuk yang tak menyebut siapa menyeru. Dari bawahnya. Yang penting suaranya sampai, bukan siapa yang mengeluarkannya.
- Yang disampaikan pertama larangan bersedih. Sebelum airnya disebut. Perasaannya diurus lebih dahulu daripada kebutuhannya.
- Allah menyebut anak sungai di bawahnya. Sudah ada di situ. Yang dicari-cari ternyata berada tepat di tempat ia berbaring.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-d-w, t-h-t, h-z-n, j-'-l, r-b-b, s-r-y): naadaahaa diterjemahkan 'menyeru' (akar n-d-w); tahzanii diterjemahkan 'bersedih' (akar h-z-n); sariyy diterjemahkan 'anak sungai (aliran)'. gloss '(Jibril)' dibuang.