وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya ia menjatuhkan kepadamu kurma yang masak lagi segar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِwa-huzzii ilayki bi-jidz'i n-nakhlatidan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu
  2. تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّاtusaaqith 'alayki ruthaban janiyyanniscaya ia menjatuhkan kepadamu kurma yang masak lagi segar

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَهُزِّيwa-huzziidan goyanglah
  2. إِلَيْكِilaykikepadamu
  3. بِجِذْعِbi-jidz'ipada pangkal
  4. النَّخْلَةِn-nakhlatipohon kurma
  5. تُسَاقِطْtusaaqithmenjatuhkan
  6. عَلَيْكِ'alaykiatasmu
  7. رُطَبًاruthabankurma masak
  8. جَنِيًّاjaniyyanyang masak

Inti bacaan

Instruksi praktis lanjutan: menggoyang pohon kurma untuk mendapatkan buah segar, bahkan dalam situasi paling sulit, tindakan aktif dan mandiri (bukan pasif menunggu) tetap diminta, kombinasi antara pertolongan ilahi dan usaha nyata.

Penjelasan pilihan kata

Kelanjutan langsung instruksi penghiburan dari ayat sebelumnya: setelah air, kini makanan segar disediakan lewat usaha kecil yang masih sanggup dilakukan Maryam sendiri.

Tafsiran

Pertolongan yang diberikan bukan makanan yang datang tanpa usaha sama sekali, melainkan sesuatu yang masih memerlukan Maryam menggoyang pohon itu sendiri: pertolongan yang tetap melibatkan tindakan kecil dari penerimanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruhnya menggoyang, bukan menjatuhkan buah untuknya. Ada bagian yang ia kerjakan. Pertolongan datang lewat gerakan yang masih sanggup ia lakukan.
  • Yang disuruh menggoyang perempuan yang baru melahirkan sendirian. Dalam keadaan paling lemah. Yang diminta bukan yang mudah, melainkan yang masih mungkin.
  • Allah menyebut buahnya masak lagi segar. Dua sifat. Yang diberikan bukan sekadar cukup, melainkan yang terbaik dari pohon itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-z-z, j-dz-', n-kh-l, s-q-t, r-t-b, j-n-y): huzzii diterjemahkan 'goyanglah' (akar h-z-z); tusaaqit diterjemahkan 'menjatuhkan' (akar s-q-t); rutab janiyy diterjemahkan 'kurma masak segar'. gloss '(pohon)' dibuang.