فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا
Makan, minum, dan bersukacitalah engkau. Jika engkau melihat seseorang, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernazar puasa untuk Ar-Rahman. Oleh karena itu, aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.’”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًاfa-kulii wa-syrabii wa-qarrii 'aynanmakan, minum, dan bersukacitalah engkau
- فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًاfa-immaa tarayinna mina l-basyari ahadanjika engkau melihat seseorang
- فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًاfa-quulii innii nadzartu li-r-rahmaani shawmankatakanlah, sesungguhnya aku telah bernazar puasa untuk Ar-Rahman
- فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّاfa-lan ukallima l-yawma insiyyanoleh karena itu aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini
Terjemahan per kata (18 kata)
- فَكُلِيfa-kuliimaka makanlah
- وَاشْرَبِيwa-syrabiidan minumlah
- وَقَرِّيwa-qarriidan senangkanlah
- عَيْنًا'aynanmata air
- فَإِمَّاfa-immaamaka jika
- تَرَيِنَّtarayinnaengkau melihat
- مِنَminadari
- الْبَشَرِl-basyarimanusia
- أَحَدًاahadanseorang pun
- فَقُولِيfa-quuliimaka katakanlah
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- نَذَرْتُnadzartuaku menazarkan
- لِلرَّحْمَٰنِli-r-rahmaanibagi Ar-Rahman
- صَوْمًاshawmanpuasa
- فَلَنْfa-lanmaka tidak akan
- أُكَلِّمَukallimaaku berbicara
- الْيَوْمَl-yawmahari ini
- إِنْسِيًّاinsiyyanmanusia
Inti bacaan
Instruksi lengkap: makan, minum, bersukacita, dan strategi menghadapi pertanyaan orang lain (bernazar diam), panduan komprehensif menghadapi situasi sosial yang sulit, memberi ruang untuk tidak perlu menjelaskan semuanya secara verbal saat itu.
Penjelasan pilihan kata
'Puasa' (sawm) di sini berarti abstinensi secara umum; sifatnya sebagai abstinensi dari bicara menjadi jelas dari kalimat berikutnya sendiri ('tidak akan berbicara'), tanpa perlu ditambahkan penjelasan ke dalam kata itu sendiri.
Tafsiran
Instruksi ini mempersiapkan Maryam menghadapi kaumnya nanti: ia diberi alasan sah untuk berdiam diri, sehingga penjelasan tentang kelahiran ini bisa ditunda sampai saat yang lebih tepat.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga: makan, minum, dan bersukacitalah. Bukan bersabar. Yang diperintahkan kepada perempuan yang baru melahirkan sendirian justru menikmati.
- Yang Dia ajarkan untuk dikatakan: aku bernazar puasa untuk Ar-Rahman. Puasa dari bicara. Pembelaan yang paling kuat pada saat itu justru diam.
- Kalimat penutupnya: aku tidak akan berbicara dengan siapa pun hari ini. Diucapkan sekali, lalu diam. Yang menjawab tuduhan bukan dirinya, dan itu sudah diatur sebelum tuduhan datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhan Yang Maha Pengasih.” diterjemahkan “Ar-Rahmaan.”. ”Dalam ayat ini, 'rahmaan' bertakrif (memakai kata sandang al-).