فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا
Maka ia menunjuk kepadanya. Mereka berkata, “Bagaimana kami berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَأَشَارَتْ إِلَيْهِfa-asyaarat ilayhimaka ia menunjuk kepadanya
- قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُqaaluu kayfa nukallimumereka berkata, bagaimana kami berbicara
- مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّاman kaana fii l-mahdi shabiyyandengan anak kecil yang masih dalam ayunan
Terjemahan per kata (10 kata)
- فَأَشَارَتْfa-asyaaratmaka ia menunjuk
- إِلَيْهِilayhikepadanya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- كَيْفَkayfabagaimana
- نُكَلِّمُnukallimukami berbicara kepada
- مَنْmanorang yang
- كَانَkaanaadalah
- فِيfiidalam
- الْمَهْدِl-mahdibuaian
- صَبِيًّاshabiyyananak kecil
Inti bacaan
Respons Maryam yang tenang: hanya menunjuk kepada bayinya sebagai jawaban, kepercayaan penuh bahwa kebenaran akan terungkap melalui cara yang tidak terduga, tanpa perlu membela diri secara verbal panjang lebar.
Penjelasan pilihan kata
Maryam tidak menjawab dengan kata-kata sama sekali, hanya menunjuk: jawaban lisannya datang bukan dari dirinya, melainkan dari bayi itu sendiri di ayat berikutnya.
Tafsiran
Respons kaumnya adalah keheranan wajar: bagaimana mungkin berbicara dengan bayi. Pertanyaan retoris ini langsung dijawab secara harfiah oleh peristiwa luar biasa yang menyusul.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Maryam menjawab dengan menunjuk. Tanpa sepatah kata. Yang dituduh memilih diam, dan diamnya jadi jawaban.
- Keberatan mereka masuk akal: bagaimana berbicara dengan anak dalam ayunan. Wajar. Yang menolak tak digambarkan bodoh.
- Allah merekam jawabannya datang bukan dari mulutnya. Dari bayinya. Yang membela bukan yang dituduh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar sh-w-r, q-w-l, k-y-f, k-l-m, k-w-n, m-h-d, s-b-w): ashaarat diterjemahkan 'menunjuk' (akar sh-w-r); nukallimu diterjemahkan 'berbicara' (akar k-l-m KLM); mahd diterjemahkan 'ayunan'; sabiyy diterjemahkan 'anak kecil'. gloss '(bayi)-nya/(agar mereka bertanya kepadanya)' dibuang.