قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
Dia berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah; Dia memberiku Kitab dan menjadikanku seorang nabi,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِqaala innii abdu llaahidia berkata, sesungguhnya aku hamba Allah
- آتَانِيَ الْكِتَابَaataaniya l-kitaabaDia memberiku Kitab
- وَجَعَلَنِي نَبِيًّاwa-ja'alanii nabiyyandan menjadikanku seorang nabi
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, '-b-d, a-l-h, a-t-y, k-t-b, j-'-l, n-b-a): innii abdu llaah diterjemahkan 'sesungguhnya aku hamba Allah', akar '-b-d (deklarasi Isa: ia HAMBA Allah, bukan ilahi, inti anti-pendewaan, kontras 5:72/9:30-31); aataaniya l-kitaab diterjemahkan 'memberiku Kitab' (akar '-t-y); ja'alanii nabiyyan diterjemahkan 'menjadikanku nabi' (akar n-b-'). gloss '(Isa)/(akan)/(Injil)' dibuang.
Aplikasi
Bayi Isa berbicara dengan deklarasi identitas yang jelas dan mendasar: 'aku hamba Allah', pernyataan pertama yang keluar justru menegaskan status kehambaan, bukan klaim keilahian, sebuah fondasi yang langsung meluruskan kesalahpahaman sebelum sempat berkembang.