وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

Dan kesejahteraan atasku pada hari aku dilahirkan, hari aku wafat, dan hari aku dibangkitkan hidup.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالسَّلَامُ عَلَيَّwa-s-salaamu 'alayyadan kesejahteraan atasku
  2. يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُyawma wulidtu wa-yawma amuutupada hari aku dilahirkan dan hari aku wafat
  3. وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّاwa-yawma ub'atsu hayyandan hari aku dibangkitkan hidup

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَالسَّلَامُwa-s-salaamudan keselamatan
  2. عَلَيَّ'alayyaatasku
  3. يَوْمَyawmahari
  4. وُلِدْتُwulidtuaku dilahirkan
  5. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  6. أَمُوتُamuutuaku mati
  7. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  8. أُبْعَثُub'atsuaku dibangkitkan
  9. حَيًّاhayyanhidup

Inti bacaan

Pola doa keselamatan yang sama diulang untuk Isa (kelahiran, kematian, kebangkitan), kesejajaran dengan Yahya menegaskan bahwa keduanya, meski berbeda kisah kelahiran, sama-sama manusia yang menjalani siklus kehidupan normal.

Penjelasan pilihan kata

Formula penutup ini identik dengan 19:15 (Yahya): kesejahteraan atas kelahiran, kematian, dan kebangkitan, kini diucapkan Isa sendiri tentang dirinya, bukan dinyatakan tentang dirinya oleh narator seperti pada Yahya.

Tafsiran

Kesejajaran sempurna dengan formula Yahya menutup deklarasi diri Isa, menempatkan keduanya dalam pola nasib kenabian yang sama: kesejahteraan yang membentang dari kelahiran sampai kebangkitan, terlepas dari keluarbiasaan kisah masing-masing.

Renungan dan Hikmah

  • Isa mengucapkan sendiri formula kesejahteraan yang sama persis dengan yang dinyatakan tentang Yahya di 19:15, kesejajaran yang menempatkan kedua tokoh dalam pola yang sama, bukan status yang berbeda tingkat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-l-m, y-w-m, w-l-d, m-w-t, b-'-ts, h-y-y): salaam diterjemahkan 'kesejahteraan'; wulidtu/amuutu/ub'athu diterjemahkan 'dilahirkan/wafat/dibangkitkan' (akar w-l-d, akar m-w-t, akar b-'-ts). Sepola 19:15. Selaras.