ذَٰلِكَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ ۚ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيهِ يَمْتَرُونَ

Itulah Isa putra Maryam; perkataan yang benar, yang mereka ragukan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. ذَٰلِكَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَdzaalika 'iisaa bnu maryamaitulah Isa putra Maryam
  2. قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيهِ يَمْتَرُونَqawla l-haqqi lladzii fiihi yamtaruunaperkataan yang benar, yang mereka ragukan

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  2. عِيسَى'iisaaIsa
  3. ابْنُbnuputra
  4. مَرْيَمَmaryamaMaryam
  5. قَوْلَqawlaperkataan
  6. الْحَقِّl-haqqihak
  7. الَّذِيlladziiyang
  8. فِيهِfiihidi dalamnya
  9. يَمْتَرُونَyamtaruunamereka meragukan

Inti bacaan

Penegasan identitas final: 'Itulah Isa putra Maryam', penekanan eksplisit pada hubungan ibu-anak (bukan hubungan ilahi), sebuah kebenaran yang justru diperdebatkan oleh sebagian orang meski sudah dinyatakan sejelas mungkin.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini beralih ke suara penutur yang berbicara tentang Isa dalam bentuk orang ketiga: jelas bukan lagi kutipan langsung Isa sendiri, melainkan penegasan naratif yang menyimpulkan deklarasinya di ayat-ayat sebelumnya.

Tafsiran

'Putra Maryam' sebagai penegasan identitas: Isa didefinisikan lewat garis ibunya, bukan garis ayah, sebuah penamaan yang konsisten dengan seluruh kisah kelahirannya tanpa ayah manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebutnya Isa putra Maryam. Lewat ibunya. Nama yang dipakai sudah menjawab perselisihan sebelum keterangan diberikan.
  • Suara ayat ini berpindah dari Isa ke penutur. Bukan lagi kutipan. Yang menyimpulkan bukan yang bersangkutan, melainkan yang mengabarkan.
  • Allah menyebutnya perkataan yang benar, lalu menambahkan bahwa mereka meragukannya. Dua-duanya. Kebenaran disebut bersama penolakan atasnya, tanpa yang satu menghapus yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-n-y, q-w-l, h-q-q, m-r-y): qawl al-haqq diterjemahkan 'perkataan yang benar (kebenaran)' (akar q-w-l + akar h-q-q); yamtaruun diterjemahkan 'meragukan' (akar m-r-y). gloss '(hakikat)' dibuang.