وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا
Dan ceritakanlah dalam Kitab tentang Ibrahim; sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat benar lagi seorang nabi,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَwa-dzkur fii l-kitaabi ibraahiimadan ceritakanlah dalam Kitab tentang Ibrahim
- إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّاinnahu kaana shiddiiqan nabiyyansesungguhnya ia adalah seorang yang sangat benar lagi seorang nabi
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَاذْكُرْwa-dzkurdan sebutlah
- فِيfiidalam
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- إِبْرَاهِيمَibraahiimaIbrahim
- إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
- كَانَkaanaadalah
- صِدِّيقًاshiddiiqanorang yang membenarkan
- نَبِيًّاnabiyyannabi
Inti bacaan
Ibrahim diperkenalkan dengan kualitas ganda: 'sangat benar (jujur) lagi seorang nabi', kejujuran mendasar disebutkan sebagai kualitas yang mendahului bahkan status kenabiannya, menegaskan pentingnya karakter dasar sebelum peran resmi.
Penjelasan pilihan kata
Formula pembuka ini sama persis dengan 19:16 (Maryam), dan akan berulang lagi untuk Musa (19:51), Ismail (19:54), dan Idris (19:56): penanda struktural yang menyatukan seluruh rangkaian kisah nabi dalam surah ini.
Tafsiran
Kisah beralih ke Ibrahim, dibuka dengan formula yang sama seperti kisah-kisah sebelumnya: sebuah pola berulang yang menegaskan kesatuan tema surah ini di sekitar sejarah para nabi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sangat benar lebih dahulu, baru nabi. Urutan itu tertulis. Kejujuran disebut sebelum jabatan.
- Perintahnya ceritakanlah dalam Kitab, sama persis seperti pembuka kisah Maryam. Rumusan yang berulang. Nabi demi nabi diperkenalkan dengan kalimat yang sama.
- Allah memilih dua sifat saja untuk memperkenalkannya. Bukan riwayat perbuatannya. Yang disebut lebih dahulu siapa ia, bukan apa yang ia kerjakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-k-r, k-t-b, k-w-n, s-d-q, n-b-a): udhkur diterjemahkan 'ceritakanlah' (akar dz-k-r); siddiiq diterjemahkan 'yang sangat benar (jujur-membenarkan)', akar s-d-q (putaran 84, bentuk intensif); nabiyy diterjemahkan 'nabi' (akar n-b-'). gloss '(Nabi Muhammad, kisah)/(Al-Qur'an)' dibuang.