يَا أَبَتِ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِنَ الرَّحْمَٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَانِ وَلِيًّا

Wahai Bapakku, sesungguhnya aku takut azab dari Ar-Rahman menimpamu sehingga engkau menjadi teman setan.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَا أَبَتِ إِنِّي أَخَافُyaa abati innii akhaafuwahai Bapakku, sesungguhnya aku takut
  2. أَنْ يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِنَ الرَّحْمَٰنِan yamassaka adzaabun mina r-rahmaaniazab dari Ar-Rahman menimpamu
  3. فَتَكُونَ لِلشَّيْطَانِ وَلِيًّاfa-takuuna li-sh-shaytaani waliyyansehingga engkau menjadi teman setan
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(Tuhan) Yang Maha Pemurah” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”. sebagian penerjemah: '“O my father: I fear lest there touch thee a punishment from the Almighty,1 and thou be an ally to the satan.”2' Corpus ayat ini: «r~aHoma`ni, TAKRIF».

Aplikasi

Kekhawatiran tulus Ibrahim yang diungkapkan langsung: 'aku takut azab dari Ar-Rahman menimpamu', kepedulian terhadap keselamatan orang tua yang keliru, disampaikan sebagai kekhawatiran kasih sayang, bukan ancaman dingin.