قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي ۖ إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا

Dia berkata, “Semoga keselamatan bagimu. Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku; sesungguhnya Dia sungguh baik kepadaku.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَqaala salaamun 'alaykadia berkata, semoga keselamatan bagimu
  2. سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّيsa-astaghfiru laka rabbiiaku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku
  3. إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّاinnahu kaana bii hafiyyansesungguhnya Dia sungguh baik kepadaku

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. سَلَامٌsalaamunkesejahteraan
  3. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  4. سَأَسْتَغْفِرُsa-astaghfiruaku akan memohon ampun
  5. لَكَlakabagimu
  6. رَبِّيrabbiiTuhanku
  7. إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
  8. كَانَkaanaadalah
  9. بِيbiikepadaku
  10. حَفِيًّاhafiyyansangat baik

Inti bacaan

Respons Ibrahim yang luar biasa tenang di tengah ancaman: 'Semoga keselamatan bagimu. Aku akan memohonkan ampunan bagimu', kelembutan dan doa baik dibalas terhadap ancaman kekerasan, sebuah teladan menahan diri yang luar biasa. Konkretnya: merespons ancaman atau permusuhan dari orang terdekat dengan doa baik dan kelembutan (bukan balas dendam atau kepahitan) adalah standar karakter tinggi yang dicontohkan Ibrahim, meski tidak selalu mudah dipraktikkan.

Penjelasan pilihan kata

Respons Ibrahim terhadap ancaman ayahnya adalah kedamaian, bukan balasan setimpal: ia bahkan berjanji memohonkan ampunan, meski baru saja diancam rajam dan diusir.

Tafsiran

Kontras antara ancaman ayahnya dan respons Ibrahim ini menonjol tajam: kekerasan dibalas dengan doa keselamatan. Ini bukan kepasifan, melainkan pilihan sadar untuk tidak membalas kekerasan dengan kekerasan.

Renungan dan Hikmah

  • Ibrahim membalas ancaman rajam dan pengusiran dari ayahnya sendiri dengan ucapan keselamatan dan janji mendoakan ampunan, respons yang menolak membalas kekerasan dengan kekerasan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Dia (Ibrahim) berkata, “Semoga kesela…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'istaghfara' tanpa kata sandang al-. istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun'.