قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي ۖ إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا
Dia berkata, “Semoga keselamatan bagimu. Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku; sesungguhnya Dia sungguh baik kepadaku.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَqaala salaamun alaykadia berkata, semoga keselamatan bagimu
- سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّيsa-astaghfiru laka rabbiiaku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku
- إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّاinnahu kaana bii hafiyyansesungguhnya Dia sungguh baik kepadaku
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…Dia (Ibrahim) berkata, “Semoga kesela…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. sebagian penerjemah: 'He said: “Peace be upon thee! I will ask forgiveness for thee of my Lord; He is gracious towards me.' Corpus ayat ini: «>asotagofiru, tanpa-al». istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun'.
Aplikasi
Respons Ibrahim yang luar biasa tenang di tengah ancaman: 'Semoga keselamatan bagimu. Aku akan memohonkan ampunan bagimu', kelembutan dan doa baik dibalas terhadap ancaman kekerasan, sebuah teladan menahan diri yang luar biasa. Konkretnya: merespons ancaman atau permusuhan dari orang terdekat dengan doa baik dan kelembutan (bukan balas dendam atau kepahitan) adalah standar karakter tinggi yang dicontohkan Ibrahim, meski tidak selalu mudah dipraktikkan.