وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَأَدْعُو رَبِّي عَسَىٰ أَلَّا أَكُونَ بِدُعَاءِ رَبِّي شَقِيًّا

Dan aku menjauhi kalian dan apa yang kalian seru selain Allah, dan aku menyeru Tuhanku; semoga aku tidak kecewa dengan seruanku kepada Tuhanku.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِwa-a'tazilukum wa-maa tad'uuna min duuni llaahidan aku menjauhi kalian dan apa yang kalian seru selain Allah
  2. وَأَدْعُو رَبِّيwa-ad'uu rabbiidan aku menyeru Tuhanku
  3. عَسَىٰ أَلَّا أَكُونَ بِدُعَاءِ رَبِّي شَقِيًّا'asaa allaa akuuna bi-du'aa'i rabbii syaqiyyansemoga aku tidak kecewa dengan seruanku kepada Tuhanku

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَأَعْتَزِلُكُمْwa-a'tazilukumdan aku menjauhi kalian
  2. وَمَاwa-maadan apa yang
  3. تَدْعُونَtad'uunakalian seru
  4. مِنْmindari
  5. دُونِduuniselain
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. وَأَدْعُوwa-ad'uudan aku menyeru
  8. رَبِّيrabbiiTuhanku
  9. عَسَىٰ'asaaboleh jadi
  10. أَلَّاallaabahwa tidak
  11. أَكُونَakuunaaku menjadi
  12. بِدُعَاءِbi-du'aa'idengan doa
  13. رَبِّيrabbiiTuhanku
  14. شَقِيًّاsyaqiyyanyang celaka

Inti bacaan

Keputusan Ibrahim menjauh dari lingkungan yang menolak kebenarannya, disertai harapan rendah hati: 'semoga aku tidak kecewa dengan seruanku', pilihan menjaga jarak dari sumber konflik yang tidak produktif, tanpa kehilangan harapan pada doa sendiri.

Penjelasan pilihan kata

'Seru' (tad'uuna) di sini: kata yang sama dengan 'menyeru' yang dipakai Ibrahim untuk tindakannya sendiri terhadap Tuhannya, berbeda dari 'menyembah' (ya'buduun) yang dipakai narator di 19:49 untuk perbuatan yang sama.

Tafsiran

Ibrahim memilih menjauh, bukan melawan lebih jauh: sebuah keputusan tegas untuk berpisah dari ayah dan kaumnya demi mempertahankan keyakinannya, sambil tetap mendoakan yang terbaik bagi dirinya sendiri dalam pengasingan itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menjauhi kaumnya dan apa yang mereka seru. Dua-duanya. Perpisahan itu bukan hanya dari keyakinan, melainkan juga dari orang-orangnya.
  • Sesudah menjauh, ia menyebut aku menyeru Tuhanku. Bukan berhenti menyeru. Yang ditinggalkan alamatnya, bukan kebiasaan memohonnya.
  • Kalimat terakhirnya berupa harapan, bukan kepastian: semoga aku tidak kecewa. Sesudah meninggalkan segalanya. Yang paling yakin sekalipun menyebut permohonannya dengan kata yang merendah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-z-l, d-'-w, d-w-n, a-l-h, r-b-b, '-s-y, k-w-n, sh-q-w): a'tazilukum diterjemahkan 'aku menjauhi kalian' (akar '-z-l); tad'uuna diterjemahkan 'kalian seru' (akar d-'-w, bukan 'sembah' terjemahan lain); ad'uu rabbii diterjemahkan 'aku menyeru Tuhanku' (akar d-'-w); shaqiyy diterjemahkan 'kecewa (celaka)' (akar sh-q-w). gloss '(sembah)' dibuang.