فَلَمَّا اعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ ۖ وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّا
Maka ketika ia telah menjauhi mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishaq dan Ya'qub; dan masing-masing Kami jadikan nabi.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَمَّا اعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِfa-lammaa tazalahum wa-maa ya'buduuna min duuni llaahimaka ketika ia telah menjauhi mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah
- وَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَwahabnaa lahu ishaaqa wa-ya'quubaKami anugerahkan kepadanya Ishaq dan Ya'qub
- وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّاwa-kullan ja'alnaa nabiyyandan masing-masing Kami jadikan nabi
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-z-l, '-b-d, d-w-n, a-l-h, w-h-b, k-l-l, j-'-l, n-b-a): i'tazalahum diterjemahkan 'menjauhi mereka' (akar '-z-l); ya'buduun diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d; kontras tad'uun 19:48='menyeru'); wahabnaa diterjemahkan 'menganugerahkan' (akar w-h-b). gloss '(Ibrahim)/(seorang anak)/(seorang cucu)' dibuang.
Aplikasi
Hasil dari keputusan menjauh: anugerah keturunan (Ishaq dan Ya'qub) yang keduanya menjadi nabi, konsekuensi positif dari keteguhan prinsip meski harus kehilangan hubungan dengan ayah kandung sendiri.