وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا
Dan ia selalu menyuruh keluarganya salat dan zakat, dan ia adalah orang yang diridai oleh Tuhannya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِwa-kaana ya'muru ahlahu bi-s-salaati wa-z-zakaatidan ia selalu menyuruh keluarganya salat dan zakat
- وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّاwa-kaana inda rabbihi mardiyyandan ia adalah orang yang diridai oleh Tuhannya
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(menunaikan)” diterjemahkan “(memberikan)”. sebagian penerjemah: 'He enjoined upon his people the duty1 and the purity,2 and was pleasing in the sight of his Lord.' Corpus ayat ini: «S~alaw`pi, TAKRIF»; «z~akaw`pi, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'. ⟶ (19 Jul): gloss. Arab *ya'muru ahlahu bi-s-salaati wa-z-zakaati* = 'menyuruh keluarganya salat dan zakat', nomina objek langsung; verba pembawa = 'menyuruh' (*amara bi-*), bukan 'menegakkan/memberikan' (menambah verba tanpa dasar = interpolasi terlarang).
Aplikasi
Ismail digambarkan aktif 'menyuruh keluarganya' menjalankan kewajiban terstruktur (salat) dan zakat, kepemimpinan spiritual dalam rumah tangga sendiri dianggap tanggung jawab penting, bukan diserahkan sepenuhnya kepada pihak luar. Konkretnya: mengambil peran aktif membimbing keluarga sendiri dalam kewajiban dan tanggung jawab spiritual (bukan hanya menjalankannya sendiri secara individual) adalah teladan kepemimpinan rumah tangga yang dicontohkan Ismail.