وَرَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّا

Kami telah mengangkatnya ke suatu kedudukan yang tinggi.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَرَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّاwa-rafa'naahu makaanan 'aliyyanKami telah mengangkatnya ke suatu kedudukan yang tinggi

Terjemahan per kata (3 kata)

  1. وَرَفَعْنَاهُwa-rafa'naahudan Kami mengangkatnya
  2. مَكَانًاmakaanantempat
  3. عَلِيًّا'aliyyanyang tinggi

Inti bacaan

Idris 'diangkat ke martabat yang tinggi', pengakuan atas pencapaian karakter yang luar biasa dengan penghargaan status yang sepadan, menunjukkan bahwa keteguhan integritas mendapat pengakuan yang layak.

Penjelasan pilihan kata

'Tinggi' (aliyy): kata yang sama persis dengan 19:50 (tentang keturunan Ibrahim), diverifikasi morfologi.

Tafsiran

Ayat singkat ini menutup penyebutan Idris dengan pernyataan tentang kedudukannya yang diangkat tinggi: tanpa merinci bentuk pengangkatan itu lebih jauh dari yang dinyatakan teks.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut pengangkatannya tanpa merinci caranya. Ke tempat yang tinggi. Bagaimananya tidak dibuka.
  • Kata tinggi dipakai juga untuk keturunan Ibrahim. Sebutan yang sama. Dipakai untuk hal yang berbeda.
  • Penyebutan Idris ditutup secepat itu. Allah tidak menceritakan kisahnya panjang-panjang. Yang disebut hasilnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.