أَوَلَا يَذْكُرُ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ يَكُ شَيْئًا
Dan tidakkah manusia mengingat bahwa Kami telah menciptakannya dahulu, padahal ia belum berwujud sama sekali?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَوَلَا يَذْكُرُ الْإِنْسَانُa-wa-laa yadzkuru l-insaanudan tidakkah manusia mengingat
- أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُannaa khalaqnaahu min qablubahwa Kami telah menciptakannya dahulu
- وَلَمْ يَكُ شَيْئًاwa-lam yaku shay'anpadahal ia belum berwujud sama sekali
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar dz-k-r, a-n-s, kh-l-q, q-b-l, k-w-n, sh-y-a): yadhkuru diterjemahkan 'mengingat (menyadari)' (akar dz-k-r); khalaqnaahu diterjemahkan 'menciptakannya' (akar kh-l-q). gloss '(sebelumnya)' dibuang.
Aplikasi
Jawaban sederhana namun kuat: 'tidakkah manusia mengingat bahwa Kami telah menciptakannya dahulu, padahal ia belum berwujud sama sekali?', argumen yang sama diulang (penciptaan pertama sebagai bukti kemungkinan penciptaan kedua) karena kekuatannya yang tidak berkurang.