فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَالشَّيَاطِينَ ثُمَّ لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّا
Maka demi Tuhanmu, sungguh Kami pasti mengumpulkan mereka bersama setan-setan, kemudian pasti Kami mendatangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan bertekuk lutut.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَالشَّيَاطِينَfa-wa-rabbika la-nahsyurannahum wa-sy-syayaathiinamaka demi Tuhanmu, sungguh Kami pasti mengumpulkan mereka bersama setan-setan
- ثُمَّ لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّاtsumma la-nuhdhirannahum hawla jahannama jitsiyyankemudian pasti Kami mendatangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan bertekuk lutut
Terjemahan per kata (8 kata)
- فَوَرَبِّكَfa-wa-rabbikamaka demi Tuhanmu
- لَنَحْشُرَنَّهُمْla-nahsyurannahumsungguh Kami akan mengumpulkan mereka
- وَالشَّيَاطِينَwa-sy-syayaathiinadan setan-setan
- ثُمَّtsummakemudian
- لَنُحْضِرَنَّهُمْla-nuhdhirannahumsungguh Kami akan menghadirkan mereka
- حَوْلَhawlasekitar
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- جِثِيًّاjitsiyyanberlutut
Inti bacaan
Gambaran pengumpulan bersama 'setan-setan. ke sekeliling Jahanam dengan bertekuk lutut', konsekuensi kolektif bagi mereka yang mengikuti bisikan destruktif sepanjang hidup, dikumpulkan bersama sumber godaan yang mereka ikuti.
Penjelasan pilihan kata
'Bertekuk lutut' (jitsiyyan): kata yang sama persis akan muncul lagi di 19:72 untuk menggambarkan keadaan orang zalim di neraka, diverifikasi morfologi.
Tafsiran
Sumpah 'demi Tuhanmu' menandai penegasan yang sangat kuat: jawaban atas keraguan tentang kebangkitan bukan hanya penjelasan, melainkan kepastian yang disertai konsekuensi bagi yang tetap mengingkarinya bersama setan-setan yang menyertai mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah bersumpah demi Tuhanmu untuk menjawab keraguan tentang kebangkitan. Sumpah, bukan hujah. Yang dibantah bukan alasannya, melainkan keberaniannya meragukan.
- Yang dikumpulkan bersama mereka setan-setan. Bukan sendirian. Mereka ditempatkan bersama yang selama ini mereka dengarkan.
- Allah menyebut keadaan mereka bertekuk lutut. Bukan berdiri. Sikap tubuh itu disebutkan, dan ia menerangkan lebih banyak daripada uraian panjang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-b-b, h-sh-r, sh-t-n, h-d-r, h-w-l, j-ts-w): nahshurannahum diterjemahkan 'mengumpulkan mereka' (akar h-sh-r); nuhdirannahum diterjemahkan 'mendatangkan mereka' (akar h-d-r); jithiyy diterjemahkan 'bertekuk lutut (tersungkur)' (akar j-ts-w). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.