فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِينَ وَتُنْذِرَ بِهِ قَوْمًا لُدًّا
Maka sesungguhnya Kami memudahkannya dengan lidahmu, agar dengannya engkau memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَfa-innamaa yassarnaahu bi-lisaanikamaka sesungguhnya Kami memudahkannya dengan lidahmu
- لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِينَli-tubashshira bihi l-muttaqiinaagar dengannya engkau memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa
- وَتُنْذِرَ بِهِ قَوْمًا لُدًّاwa-tundzira bihi qawman luddandan memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang
Aplikasi
Tujuan penurunan wahyu dalam bahasa yang dipahami dijelaskan jelas: memberi kabar gembira bagi yang bertakwa DAN peringatan bagi yang membangkang, aksesibilitas bahasa melayani dua fungsi sekaligus tanpa mengurangi kejelasan pesan bagi kedua kelompok penerima.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-s-r, l-s-n, b-sh-r, w-q-y, n-dz-r, q-w-m, l-d-d): yassarnaahu bi-lisaanik diterjemahkan 'memudahkannya dengan lidahmu' (akar y-s-r + akar l-s-n); tubashshira diterjemahkan 'memberi kabar gembira' (akar b-sh-r); tundhira diterjemahkan 'memberi peringatan' (akar n-dz-r), peran Nabi: bashiir+nadhiir (tema balaagh); qawm ludd diterjemahkan 'kaum yang membangkang (keras kepala)' (akar l-d-d). gloss '(Al-Qur'an)/(Nabi Muhammad)' dibuang.