إِلَّا تَذْكِرَةً لِمَنْ يَخْشَىٰ
kecuali sebagai peringatan bagi orang yang takut,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِلَّا تَذْكِرَةً لِمَنْ يَخْشَىٰillaa tadzkiratan li-man yakhsyaakecuali sebagai peringatan bagi orang yang takut
Terjemahan per kata (4 kata)
- إِلَّاillaakecuali
- تَذْكِرَةًtadzkiratanperingatan
- لِمَنْli-manbagi orang yang
- يَخْشَىٰyakhsyaatakut
Inti bacaan
Fungsi wahyu diklarifikasi: 'kecuali sebagai peringatan bagi orang yang takut', audiens yang paling mendapat manfaat adalah mereka yang sudah memiliki kesadaran dasar (takut/hormat), pesan yang efektif membutuhkan kesiapan hati penerimanya.
Penjelasan pilihan kata
'Peringatan' (tadzkirah): akar yang sama dengan dzikr yang dominan sepanjang teks, kini dalam bentuk kata benda yang menegaskan fungsi utama Al-Qur'an.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi pernyataan negatif sebelumnya dengan tujuan positifnya: bukan menyusahkan, melainkan mengingatkan, sebuah fungsi yang hanya efektif bagi mereka yang punya rasa takut untuk direspons.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut maksudnya peringatan. Bukan beban. Yang diturunkan diberi nama yang meringankan, bukan yang memberatkan.
- Penerimanya disebut orang yang takut. Sudah ada rasa itu padanya. Peringatan bekerja pada yang sudah punya sesuatu untuk digerakkan.
- Allah menyusun kalimatnya sebagai kekecualian. Sesudah penyangkalan di ayat sebelumnya. Maksudnya disebut dengan menolak maksud yang lain lebih dahulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-k-r, kh-sh-y): tadhkirah diterjemahkan 'peringatan' (akar dz-k-r); yakhshaa diterjemahkan 'takut' (akar kh-sh-y). gloss '(Kami tidak menurunkannya,)/(kepada Allah)' dibuang.