تَنْزِيلًا مِمَّنْ خَلَقَ الْأَرْضَ وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلَى

diturunkan dari yang telah menciptakan bumi dan langit yang tinggi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. تَنْزِيلًا مِمَّنْ خَلَقَ الْأَرْضَtanziilan mimman khalaqa l-ardhaditurunkan dari yang telah menciptakan bumi
  2. وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلَىwa-s-samaawaati l-'ulaadan langit yang tinggi

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. تَنْزِيلًاtanziilansecara berangsur-angsur
  2. مِمَّنْmimmandari orang yang
  3. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  4. الْأَرْضَl-ardhabumi
  5. وَالسَّمَاوَاتِwa-s-samaawaatidan langit
  6. الْعُلَىl-'ulaayang tinggi

Inti bacaan

Penegasan otoritas sumber: diturunkan 'dari yang telah menciptakan bumi dan langit yang tinggi', kredibilitas wahyu dikaitkan langsung dengan kapasitas penciptaan yang sudah terbukti nyata dan bisa diamati.

Penjelasan pilihan kata

'Tinggi' (ulaa): bentuk lain dari akar yang sama dengan aliyy yang dipakai di 19:50/19:57, kini sebagai kata sifat jamak untuk langit.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan sumber Al-Qur'an: bukan sembarang asal, melainkan dari pencipta bumi dan langit itu sendiri, otoritas penciptaan menjadi dasar bagi otoritas wahyu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandarkan wahyu pada kuasa mencipta, bukan pada kefasihan. Yang menurunkan yang mencipta. Kredibilitasnya dari sana.
  • Bumi disebut sebelum langit di ayat ini. Yang dekat lebih dahulu. Yang tinggi menyusul.
  • Sifat tinggi dilekatkan Allah pada langit, bukan pada kitabnya. Yang dipuji ciptaannya. Kitab dinilai lewat siapa yang menurunkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.