فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَتَرْدَىٰ

Maka janganlah memalingkanmu darinya orang yang tidak beriman kepadanya dan mengikuti hawa nafsunya, sehingga engkau binasa.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَاfa-laa yashuddannaka 'anhaamaka janganlah memalingkanmu darinya
  2. مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُman laa yu'minu bihaa wa-ttaba'a hawaahuorang yang tidak beriman kepadanya dan mengikuti hawa nafsunya
  3. فَتَرْدَىٰfa-tardaasehingga engkau binasa

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. فَلَاfa-laamaka janganlah
  2. يَصُدَّنَّكَyashuddannakamenghalangimu
  3. عَنْهَا'anhaadarinya
  4. مَنْmanorang yang
  5. لَاlaatidak
  6. يُؤْمِنُyu'minuberiman
  7. بِهَاbihaakepadanya
  8. وَاتَّبَعَwa-ttaba'adan mengikuti
  9. هَوَاهُhawaahuhawa nafsunya
  10. فَتَرْدَىٰfa-tardaamaka engkau binasa

Inti bacaan

Peringatan tegas: jangan sampai 'orang yang tidak beriman. dan mengikuti hawa nafsunya' memalingkan dari kebenaran ini, pengaruh dari yang tidak percaya dan mengikuti keinginan sesaat perlu diwaspadai agar tidak menggoyahkan keyakinan yang sudah kokoh.

Penjelasan pilihan kata

Peringatan ini ditujukan kepada Musa secara langsung, menutup bagian pembuka wahyu dengan instruksi kewaspadaan terhadap pengaruh orang yang tidak beriman.

Tafsiran

Ayat penutup bagian pembuka ini mempersiapkan Musa menghadapi tantangan yang akan datang: peringatan bahwa keyakinannya terhadap Hari Kiamat bisa saja digoyahkan oleh orang-orang yang mengikuti hawa nafsu, sebuah tema yang akan relevan sepanjang konfrontasinya dengan Firaun.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memperingatkan agar tidak dipalingkan oleh orang yang tak beriman dan mengikuti hawa nafsunya. Yang berbahaya orangnya. Pengaruh berjalan lewat pergaulan, bukan lewat dalil.
  • Akibat yang disebut engkau binasa. Bukan tersesat sedikit. Yang dipertaruhkan bukan ketepatan pandangan, melainkan keselamatan.
  • Allah menyampaikan peringatan ini persis sesudah memperkenalkan diri kepada Musa. Sebelum tugas apa pun. Yang pertama diamankan bukan keberaniannya, melainkan siapa yang ia dengarkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-d-d, a-m-n, t-b-', h-w-y, r-d-y): yasuddannaka diterjemahkan 'memalingkanmu' (akar s-d-d); ittaba'a hawaahu diterjemahkan 'mengikuti hawa nafsunya' (akar h-w-y); tardaa diterjemahkan 'binasa' (akar r-d-y). gloss '(iman pada hari Kiamat)' dibuang.