وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَا مُوسَىٰ
Dan apa yang ada di tangan kananmu itu, wahai Musa?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَا مُوسَىٰwa-maa tilka bi-yamiinika yaa muusaadan apa yang ada di tangan kananmu itu, wahai Musa
Terjemahan per kata (5 kata)
- وَمَاwa-maadan apa
- تِلْكَtilkaitulah
- بِيَمِينِكَbi-yamiinikadengan tangan kananmu
- يَاyaawahai
- مُوسَىٰmuusaaMusa
Inti bacaan
Pertanyaan sederhana tentang benda yang dipegang Musa, dialog yang dimulai dari hal yang sudah familiar dan dikenal, sebelum berkembang menjadi demonstrasi luar biasa berikutnya.
Penjelasan pilihan kata
Pertanyaan ini menutup rangkaian kutipan yang dimulai di 20:11 dengan tanda kutip penutup: seluruh pidato dari 'Wahai Musa' (20:11) hingga pertanyaan ini adalah satu kesatuan ucapan.
Tafsiran
Pertanyaan sederhana tentang benda di tangan Musa ini membuka rangkaian tanda yang akan diperlihatkan kepadanya: dimulai dari sesuatu yang sudah dikenalnya sendiri sebelum diubah menjadi sesuatu yang luar biasa.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya tentang benda yang sudah dikenalnya. Tongkat di tangannya. Yang luar biasa dimulai dari yang paling biasa.
- Bentuknya pertanyaan, meski jawabannya sudah diketahui. Mengajak bicara. Yang dituju bukan keterangan, melainkan percakapannya.
- Allah menyebut namanya di ujung: wahai Musa. Sesudah pertanyaannya. Panggilan itu membuat perkaranya terasa pribadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-m-n): yamiin diterjemahkan 'tangan kanan'. Selaras.