وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي

dan jadikanlah untukku seorang penolong dari keluargaku,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِيwa-j'al lii waziiran min ahliidan jadikanlah untukku seorang penolong dari keluargaku

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَاجْعَلْwa-j'aldan jadikanlah
  2. لِيliibagiku
  3. وَزِيرًاwaziiranpembantu
  4. مِنْmindari
  5. أَهْلِيahliikeluargaku

Inti bacaan

Permintaan konkret akan pendamping: 'jadikanlah untukku seorang penolong dari keluargaku', pengakuan bahwa tugas besar tidak perlu (dan sebaiknya tidak) dijalani sendirian, kolaborasi dicari secara proaktif.

Penjelasan pilihan kata

'Penolong' (waziiran): Musa secara spesifik meminta bantuan dari kalangan keluarganya sendiri, bukan dari luar, mempersiapkan permintaan spesifik untuk Harun di ayat berikutnya.

Tafsiran

Permintaan kelima ini mengalihkan fokus dari kondisi pribadi Musa ke kebutuhan akan pendamping: pengakuan bahwa misi sebesar ini tidak akan dijalankannya sendirian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Musa meminta penolong dari keluarganya. Bukan dari mana saja. Yang dicari orang yang sudah dikenalnya.
  • Kata yang dipakai penolong. Bukan pengganti. Yang diminta orang yang memikul bersama, bukan yang menggantikannya.
  • Allah merekam permintaannya beralih dari kondisi dirinya ke kebutuhan akan orang lain. Berpindah. Sesudah mengurus dirinya, ia mengurus barisannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, w-z-r, a-h-l): waziir diterjemahkan 'penolong (wazir)' (akar w-z-r); ahl diterjemahkan 'keluarga'. Selaras.