وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي
dan sertakanlah ia dalam urusanku,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِيwa-asyrikhu fii amriidan sertakanlah ia dalam urusanku
Terjemahan per kata (3 kata)
- وَأَشْرِكْهُwa-asyrikhudan sertakanlah dia
- فِيfiidalam
- أَمْرِيamriiurusanku
Inti bacaan
Permintaan eksplisit melibatkan Harun 'dalam urusanku', pembagian tanggung jawab secara resmi dan terbuka, bukan sekadar bantuan informal, menunjukkan pentingnya kejelasan peran dalam kolaborasi.
Penjelasan pilihan kata
'Sertakanlah' (ashrikhu), akar yang sama dengan syirik dalam konteks lain, namun di sini bermakna sah: berbagi tugas antara dua bersaudara, bukan mempersekutukan Allah.
Tafsiran
Permintaan ini melengkapi peran Harun dari sekadar penopang kekuatan menjadi mitra penuh dalam pelaksanaan misi: keduanya akan menjalankan tugas ini bersama-sama.
Renungan dan Hikmah
- Allah dimintai rekan, bukan dimintai kemudahan. Sertakan ia dalam urusanku. Yang dipinta orang yang ikut memikul.
- Permintaannya menyebut urusan, bukan perasaan. Bukan supaya ditemani. Supaya ikut memegang tanggung jawabnya.
- Akar katanya sama dengan syirik, tetapi maknanya sah di sini. Allah merekamnya tanpa keberatan. Berbagi tugas bukan berbagi penyembahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar sh-r-k, a-m-r): ashrikhu diterjemahkan 'sertakanlah (jadikan sekutu tugas)' (akar sh-r-k, di sini makna sah: berbagi tugas, bukan syirik); amr diterjemahkan 'urusan' (akar '-m-r). gloss '(kenabian)' dibuang.