وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰ
Dan sungguh Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰwa-la-qad manannaa 'alayka marratan ukhraadan sungguh Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain
Terjemahan per kata (5 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- مَنَنَّاmanannaaKami melimpahkan nikmat
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- مَرَّةًmarratansekali
- أُخْرَىٰukhraayang lain
Inti bacaan
Pengingat tentang anugerah sebelumnya 'pada kesempatan yang lain', pola berkelanjutan pertolongan yang sudah terjadi sepanjang hidup Musa, bukan baru pertama kali terjadi saat ini.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini beralih dari persetujuan atas permintaan Musa yang baru saja diucapkan ke pengingatan tentang karunia masa lalu yang belum pernah disadarinya: sebuah transisi ke narasi masa kecilnya.
Tafsiran
Peralihan ini mempersiapkan pengungkapan bahwa Allah telah menyertai Musa sejak sebelum ia menyadarinya sendiri: sebuah kisah yang akan diceritakan mulai ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah mengingatkan nikmat pada kesempatan yang lain. Yang sudah lewat. Sebelum tugasnya dimulai, ia diingatkan apa yang sudah diterimanya.
- Yang diingatkan peristiwa yang belum pernah ia sadari sepenuhnya. Masa kecilnya. Yang dulu terasa kebetulan diberi nama sekarang.
- Allah beralih dari mengabulkan permintaannya ke menceritakan masa lalunya. Berpindah. Sesudah diberi, ia diingatkan bahwa ini bukan yang pertama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-n-n, m-r-r, a-kh-r): manannaa diterjemahkan 'memberi nikmat (karunia)' (akar m-n-n); marrah ukhraa diterjemahkan 'kesempatan lain'. gloss '(sebelum ini)' dibuang.