أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِ فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُ ۚ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي
‘Letakkanlah dia di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai. Maka, biarlah sungai itu membawanya ke tepi; ia akan diambil oleh musuh-Ku dan musuhnya.’ Dan Aku telah melimpahkan kepadamu cinta dari-Ku, dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِani qdzifiihi fii t-taabuutiletakkanlah dia di dalam peti
- فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّfa-qdzifiihi fii l-yammikemudian hanyutkanlah dia ke sungai
- فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِfa-l-yulqihi l-yammu bi-s-saahilimaka biarlah sungai itu membawanya ke tepi
- يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُya'khudzhu aduwwun lii wa-aduwwun lahuia akan diambil oleh musuh-Ku dan musuhnya
- وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّيwa-alqaytu alayka mahabbatan minniidan Aku telah melimpahkan kepadamu cinta dari-Ku
- وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِيwa-li-tusna'a alaa ayniidan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku
Catatan pilihan kata (ringkas)
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji passthrough. Lih.. sebagian penerjemah: '“‘Hurl1 thou him into the chest, and hurl thou it into the water;2 the water3 will cast him4 upon the shore. An enemy to Me and an enemy to him will take him.’ And I cast upon thee love from Me, and that thou be wrought under My eye' h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).
Aplikasi
Instruksi luar biasa kepada ibu Musa: melepaskan bayinya ke sungai demi keselamatannya, keputusan yang tampak berisiko tinggi justru menjadi bagian dari rencana perlindungan yang lebih besar, disertai jaminan 'cinta dari-Ku' dan 'pengawasan-Ku'. Konkretnya: kadang keputusan sulit yang tampak berisiko (melepaskan kendali atas sesuatu yang berharga demi keselamatannya) justru merupakan bagian dari rencana perlindungan yang lebih besar, kepercayaan pada proses yang tidak sepenuhnya dipahami saat itu juga bisa menjadi bentuk iman yang mendalam.