إِذْ تَمْشِي أُخْتُكَ فَتَقُولُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ مَنْ يَكْفُلُهُ ۖ فَرَجَعْنَاكَ إِلَىٰ أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ ۚ وَقَتَلْتَ نَفْسًا فَنَجَّيْنَاكَ مِنَ الْغَمِّ وَفَتَنَّاكَ فُتُونًا ۚ فَلَبِثْتَ سِنِينَ فِي أَهْلِ مَدْيَنَ ثُمَّ جِئْتَ عَلَىٰ قَدَرٍ يَا مُوسَىٰ

Ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu berkata, ‘Bolehkah aku menunjukkan kepada kalian orang yang akan memeliharanya?’ Maka, Kami mengembalikanmu kepada ibumu agar senang hatinya dan tidak bersedih. Dan engkau telah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan, dan Kami telah mengujimu dengan berbagai ujian. Lalu, engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian engkau datang menurut ukuran waktu yang ditetapkan, wahai Musa.

Terjemahan bertahap (8 jeda)

  1. إِذْ تَمْشِي أُخْتُكَidz tamsyii ukhtukaketika saudara perempuanmu berjalan
  2. فَتَقُولُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ مَنْ يَكْفُلُهُfa-taquulu hal adullukum 'alaa man yakfuluhudan berkata, bolehkah aku menunjukkan kepada kalian orang yang akan memeliharanya
  3. فَرَجَعْنَاكَ إِلَىٰ أُمِّكَfa-raja'naaka ilaa ummikamaka Kami mengembalikanmu kepada ibumu
  4. كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَkay taqarra 'aynuhaa wa-laa tahzanaagar senang hatinya dan tidak bersedih
  5. وَقَتَلْتَ نَفْسًا فَنَجَّيْنَاكَ مِنَ الْغَمِّwa-qatalta nafsan fa-najjaynaaka mina l-ghammidan engkau telah membunuh seseorang lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan
  6. وَفَتَنَّاكَ فُتُونًاwa-fatannaaka futuunandan Kami telah mengujimu dengan berbagai ujian
  7. فَلَبِثْتَ سِنِينَ فِي أَهْلِ مَدْيَنَfa-labitsta siniina fii ahli madyanalalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan
  8. ثُمَّ جِئْتَ عَلَىٰ قَدَرٍ يَا مُوسَىٰtsumma ji'ta 'alaa qadarin yaa muusaakemudian engkau datang menurut ukuran waktu yang ditetapkan, wahai Musa

Terjemahan per kata (35 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. تَمْشِيtamsyiiberjalan
  3. أُخْتُكَukhtukasaudara perempuanmu
  4. فَتَقُولُfa-taquulumaka engkau berkata
  5. هَلْhalapakah
  6. أَدُلُّكُمْadullukumaku tunjukkan kepada kalian
  7. عَلَىٰ'alaaatas
  8. مَنْmanorang yang
  9. يَكْفُلُهُyakfuluhumemeliharanya
  10. فَرَجَعْنَاكَfa-raja'naakamaka Kami mengembalikanmu
  11. إِلَىٰilaakepada
  12. أُمِّكَummikaibumu
  13. كَيْkayagar
  14. تَقَرَّtaqarratenang
  15. عَيْنُهَا'aynuhaamatanya
  16. وَلَاwa-laadan tidak pula
  17. تَحْزَنَtahzanaengkau bersedih
  18. وَقَتَلْتَwa-qataltadan engkau membunuh
  19. نَفْسًاnafsanjiwa
  20. فَنَجَّيْنَاكَfa-najjaynaakamaka Kami menyelamatkanmu
  21. مِنَminadari
  22. الْغَمِّl-ghammikesedihan
  23. وَفَتَنَّاكَwa-fatannaakadan Kami mengujimu
  24. فُتُونًاfutuunancobaan
  25. فَلَبِثْتَfa-labitstamaka engkau tinggal
  26. سِنِينَsiniinatahun
  27. فِيfiidi kalangan
  28. أَهْلِahlikalangan
  29. مَدْيَنَmadyanaMadyan
  30. ثُمَّtsummakemudian
  31. جِئْتَji'taengkau datang
  32. عَلَىٰ'alaaatas
  33. قَدَرٍqadarinukuran
  34. يَاyaawahai
  35. مُوسَىٰmuusaaMusa

Inti bacaan

Rangkaian peristiwa hidup Musa dirangkum: kembali ke ibunya, insiden pembunuhan tak sengaja, pelarian ke Madyan, hingga akhirnya 'datang menurut waktu yang ditetapkan', perjalanan hidup yang penuh liku ternyata mengarah pada momen yang tepat, menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu (bahkan yang sulit) membentuk kesiapan untuk misi masa depan.

Penjelasan pilihan kata

'Ukuran waktu yang ditetapkan' (qadarin): akar qdr dalam facet ukuran/ketentuan, berbeda dari facet 'berkuasa' yang dipakai untuk gelar Allah di tempat lain. Ayat ini tidak menyebutkan bahwa pembunuhan itu tidak disengaja: keterangan itu adalah tambahan tafsir, tidak dinyatakan oleh teks sendiri; teks hanya menyatakan fakta peristiwa dan penyelamatan sesudahnya.

Tafsiran

Ayat ini merangkum masa kecil dan muda Musa dalam satu kalimat panjang: kembali ke ibunya lewat perantaraan saudarinya, insiden pembunuhan yang diikuti penyelamatan, ujian-ujian yang dilaluinya, tahun-tahun di Madyan, hingga akhirnya kembali pada waktu yang telah ditetapkan, sebuah ringkasan yang menegaskan bahwa seluruh perjalanan hidupnya, termasuk bagian-bagian yang tampak seperti kesalahan atau penyimpangan, adalah bagian dari rancangan yang mengarah ke momen panggilan di lembah Tuwa.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menyatakan fakta bahwa Musa membunuh seseorang tanpa menyebut motif atau keadaan sebagai 'tidak sengaja', detail itu adalah penambahan tafsir yang umum beredar, bukan pernyataan eksplisit teks ini sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan. qadara alaa=kuasa; qaddara=menentukan ukuran.