اذْهَبْ أَنْتَ وَأَخُوكَ بِآيَاتِي وَلَا تَنِيَا فِي ذِكْرِي

Pergilah engkau beserta saudaramu dengan tanda-tanda-Ku, dan janganlah kalian berdua lalai dalam mengingat-Ku.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اذْهَبْ أَنْتَ وَأَخُوكَ بِآيَاتِيidzhab anta wa-akhuuka bi-aayaatiipergilah engkau beserta saudaramu dengan tanda-tanda-Ku
  2. وَلَا تَنِيَا فِي ذِكْرِيwa-laa taniyaa fii dzikriidan janganlah kalian berdua lalai dalam mengingat-Ku

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. اذْهَبْidzhabpergilah
  2. أَنْتَantaengkau
  3. وَأَخُوكَwa-akhuukadan saudaramu
  4. بِآيَاتِيbi-aayaatiidengan tanda-tanda-Ku
  5. وَلَاwa-laadan janganlah
  6. تَنِيَاtaniyaakalian berdua lalai
  7. فِيfiidi
  8. ذِكْرِيdzikriiperingatan-Ku

Inti bacaan

Instruksi kepada Musa dan Harun bersama: 'janganlah kalian berdua lalai dalam mengingat-Ku', bahkan di tengah misi besar yang menyita perhatian, kesadaran spiritual tetap harus dijaga aktif, tidak boleh terlupakan karena sibuk dengan tugas.

Penjelasan pilihan kata

'Tanda-tanda' memakai akar aayah yang sama dipertahankan konsisten. 'Mengingat-Ku' (dzikrii): facet inti yang sama dengan 20:14 dan 20:34, kini menjadi pesan penutup sebelum misi dimulai.

Tafsiran

Instruksi keberangkatan ini disertai peringatan penting: di tengah misi besar menghadapi Firaun, mengingat Allah tidak boleh terlupakan, sebuah penyeimbang antara tugas eksternal dan kondisi batin.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyertakan larangan lalai mengingat-Nya di dalam perintah berangkat. Satu kalimat. Tugas dan batinnya diberikan bersamaan, bukan berurutan.
  • Yang dibawa Dia sebut tanda-tanda-Ku. Bukan kekuatan. Bekal yang diberikan menunjuk kembali kepada yang mengutus.
  • Allah menyapa keduanya sekaligus: janganlah kalian berdua lalai. Bentuk untuk dua orang. Perintahnya tak bisa dikerjakan sendiri-sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.