فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
Maka berkatalah kalian berdua kepadanya dengan perkataan yang lembut, semoga ia sadar atau takut.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًاfa-quulaa lahu qawlan layyinanmaka berkatalah kalian berdua kepadanya dengan perkataan yang lembut
- لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰla'allahu yatadzakkaru aw yakhsyaasemoga ia sadar atau takut
Terjemahan per kata (8 kata)
- فَقُولَاfa-quulaamaka katakanlah kalian berdua
- لَهُlahubaginya
- قَوْلًاqawlanperkataan
- لَيِّنًاlayyinanyang lembut
- لَعَلَّهُla'allahuagar ia
- يَتَذَكَّرُyatadzakkarumengambil pelajaran
- أَوْawatau
- يَخْشَىٰyakhsyaatakut
Inti bacaan
Instruksi metodologi penting: 'berkatalah dengan perkataan yang lembut' bahkan kepada penguasa zalim sekalipun, dengan harapan 'ia sadar atau takut', pendekatan persuasif yang lembut diprioritaskan di atas konfrontasi keras, bahkan terhadap musuh yang jelas. Konkretnya: menggunakan pendekatan lembut dan persuasif bahkan saat berhadapan dengan pihak yang secara jelas berbuat salah (bukan langsung konfrontatif) memberi peluang lebih besar bagi perubahan hati, sebuah prinsip yang berlaku luas dalam menghadapi konflik.
Penjelasan pilihan kata
'Perkataan yang lembut' (qawlan layyinan): instruksi ini menutup seluruh pidato panjang yang dimulai di 20:36, menegaskan bahwa bahkan terhadap penguasa yang paling melampaui batas sekalipun, pendekatan yang diminta adalah kelembutan, bukan kekerasan kata.
Tafsiran
Ayat ini menutup instruksi ilahi dengan penekanan pada cara penyampaian, bukan hanya isi pesan: kelembutan dipilih sebagai strategi karena masih menyisakan harapan bahwa Firaun bisa sadar atau takut, dua kemungkinan yang berbeda namun sama-sama diakui sebagai hasil yang baik.
Renungan dan Hikmah
- Instruksi menyampaikan kebenaran dengan lembut ini diberikan untuk sosok yang digambarkan sebagai paling melampaui batas dalam kisah ini, kelembutan cara penyampaian tidak bergantung pada seberapa buruk penerimanya, melainkan pada harapan masih adanya perubahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, l-y-n, dz-k-r, kh-sh-y): qawl layyin diterjemahkan 'perkataan yang lembut' (akar q-w-l + akar l-y-n; kelembutan bahkan kepada Firaun); yatadhakkaru diterjemahkan 'sadar (ingat)' (akar dz-k-r); yakhshaa diterjemahkan 'takut' (akar kh-sh-y). gloss '(Fir'aun)' dibuang.