قَالَ لَا تَخَافَا ۖ إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ
Dia berfirman, “Janganlah kalian berdua khawatir! Sesungguhnya Aku bersama kalian berdua, Aku mendengar dan melihat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ لَا تَخَافَاqaala laa takhaafaaDia berfirman, janganlah kalian berdua khawatir
- إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰinnanii ma'akumaa asma'u wa-araasesungguhnya Aku bersama kalian berdua, Aku mendengar dan melihat
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَالَqaalaberkata
- لَاlaajanganlah
- تَخَافَاtakhaafaakalian berdua takut
- إِنَّنِيinnaniisesungguhnya Aku
- مَعَكُمَاma'akumaabersama kalian berdua
- أَسْمَعُasma'uAku mendengar
- وَأَرَىٰwa-araadan Aku melihat
Inti bacaan
Jaminan langsung dan personal: 'Janganlah kalian berdua khawatir! Aku bersama kalian berdua. Aku mendengar dan melihat', respons terhadap ketakutan bukan teguran, melainkan penegasan kehadiran dan perhatian penuh yang menenangkan.
Penjelasan pilihan kata
'Melihat' (araa) di sini berasal dari akar ra'aa, berbeda dari akar basiir yang biasa dipakai berpasangan dengan 'mendengar' di tempat lain: keduanya diterjemahkan 'melihat' namun berasal dari dua akar Arab yang berbeda, sebuah kolisi kata Indonesia yang belum terselesaikan sepenuhnya secara internal.
Tafsiran
Jaminan ini menjawab langsung kekhawatiran yang baru diungkapkan, bukan penghapusan bahaya itu sendiri, melainkan penyertaan penuh Allah yang mendengar dan menyaksikan segala yang akan terjadi kepada keduanya.
Renungan dan Hikmah
- Allah melarang keduanya khawatir sebelum mereka berhadapan dengan Firaun. Bukan sesudah. Ketakutan diurus lebih dahulu, dan baru kemudian tugasnya.
- Alasan yang Dia berikan: Aku bersama kalian berdua. Bukan janji menang. Yang ditawarkan kebersamaan, dan itu yang dianggap cukup untuk menghapus khawatir.
- Allah merinci kebersamaan itu dengan dua kata: mendengar dan melihat. Bukan sekadar hadir. Yang menemani mengikuti seluruh jalannya percakapan, bukan menunggu laporan sesudahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.