إِنَّا قَدْ أُوحِيَ إِلَيْنَا أَنَّ الْعَذَابَ عَلَىٰ مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa azab itu bagi siapa yang mendustakan dan berpaling.’”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّا قَدْ أُوحِيَ إِلَيْنَاinnaa qad uuhiya ilaynaasesungguhnya telah diwahyukan kepada kami
- أَنَّ الْعَذَابَ عَلَىٰ مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰanna l-'adzaaba 'alaa man kadzdzaba wa-tawallaabahwa azab itu bagi siapa yang mendustakan dan berpaling
Terjemahan per kata (10 kata)
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- قَدْqadsungguh
- أُوحِيَuuhiyadiwahyukan
- إِلَيْنَاilaynaakepada kami
- أَنَّannabahwa
- الْعَذَابَl-'adzaabaazab
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَنْmanorang yang
- كَذَّبَkadzdzabamendustakan
- وَتَوَلَّىٰwa-tawallaadan berpaling
Inti bacaan
Peringatan yang disertakan: konsekuensi 'bagi siapa yang mendustakan dan berpaling', pesan disampaikan lengkap dengan konsekuensinya, bukan hanya ajakan tanpa penjelasan tentang taruhannya.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup kutipan bertingkat yang dimulai di 20:47 sekaligus menutup pidato ilahi panjang yang dimulai di 20:36: dua tanda kutip (tunggal dan ganda) ditutup bersamaan di akhir ayat ini.
Tafsiran
Naskah yang diberikan kepada Musa dan Harun berakhir dengan peringatan tegas, bukan ancaman kosong, melainkan konsekuensi yang sudah diwahyukan secara pasti bagi siapa pun yang memilih mendustakan dan berpaling.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh mereka menyebut ini diwahyukan. Bukan pendapat sendiri. Yang menyampaikan menandai dari mana kabarnya berasal.
- Dua syarat disebut: mendustakan dan berpaling. Berpasangan. Menolak dengan mulut disebut bersama berpaling dengan badan.
- Allah menutup naskah itu dengan peringatan. Bukan dengan bujukan. Yang disampaikan lengkap, termasuk bagian yang tak enak didengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-h-y, '-dz-b, k-dz-b, w-l-y): uuhiya ilaynaa diterjemahkan 'diwahyukan kepada kami' (akar w-h-y); kadhdhaba diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); tawallaa diterjemahkan 'berpaling' (akar w-l-y). gloss '(para rasul)/(dari tuntunannya)' dibuang.