قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي فِي كِتَابٍ ۖ لَا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنْسَى
Ia menjawab, “Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab. Tuhanku tidak akan salah ataupun lupa.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي فِي كِتَابٍqaala 'ilmuhaa 'inda rabbii fii kitaabinia menjawab, pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab
- لَا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنْسَىlaa yadhillu rabbii wa-laa yansaaTuhanku tidak akan salah ataupun lupa
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَالَqaalaberkata
- عِلْمُهَا'ilmuhaapengetahuannya
- عِنْدَ'indadi sisi
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- فِيfiidalam
- كِتَابٍkitaabinkitab
- لَاlaatidak
- يَضِلُّyadhillusesat
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَنْسَىyansaalupa
Inti bacaan
Jawaban rendah hati namun tegas Musa: 'Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku. tidak akan salah ataupun lupa', pengakuan batas pengetahuan pribadi tanpa kehilangan keyakinan terhadap otoritas yang lebih menyeluruh, sebuah model menjawab pertanyaan sulit tanpa perlu berpura-pura tahu segalanya.
Penjelasan pilihan kata
Musa tidak mengklaim mengetahui nasib generasi terdahulu itu sendiri: ia mengembalikan pengetahuan itu kepada Tuhannya, sebuah jawaban yang mengakui keterbatasan pengetahuannya sendiri tanpa merasa perlu berpura-pura tahu.
Tafsiran
Jawaban ini menutup pertanyaan Firaun dengan mengalihkan otoritas pengetahuan sepenuhnya kepada Allah: Musa tidak tergoda untuk berspekulasi tentang hal yang tidak diketahuinya.
Renungan dan Hikmah
- Musa memilih menjawab 'aku tidak tahu, itu ada pada Tuhanku' daripada berspekulasi tentang nasib generasi terdahulu, kejujuran tentang batas pengetahuan sendiri, bukan klaim tahu segala hal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).