قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي فِي كِتَابٍ ۖ لَا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنْسَى

Ia menjawab, “Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab. Tuhanku tidak akan salah ataupun lupa.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي فِي كِتَابٍqaala ilmuhaa inda rabbii fii kitaabinia menjawab, pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab
  2. لَا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنْسَىlaa yadillu rabbii wa-laa yansaaTuhanku tidak akan salah ataupun lupa
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Jawaban rendah hati namun tegas Musa: 'Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku... tidak akan salah ataupun lupa', pengakuan batas pengetahuan pribadi tanpa kehilangan keyakinan terhadap otoritas yang lebih menyeluruh, sebuah model menjawab pertanyaan sulit tanpa perlu berpura-pura tahu segalanya.