الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْدًا وَسَلَكَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًا وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْ نَبَاتٍ شَتَّىٰ

yang menjadikan bumi bagi kalian sebagai hamparan, dan membuat jalan-jalan bagi kalian di dalamnya, dan menurunkan air dari langit, lalu Kami keluarkan dengannya beraneka macam tumbuhan yang beragam.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْدًاalladzii ja'ala lakumu l-ardha mahdanyang menjadikan bumi bagi kalian sebagai hamparan
  2. وَسَلَكَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًاwa-salaka lakum fiihaa subulandan membuat jalan-jalan bagi kalian di dalamnya
  3. وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءًwa-anzala mina s-samaa'i maa'andan menurunkan air dari langit
  4. فَأَخْرَجْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْ نَبَاتٍ شَتَّىٰfa-akhrajnaa bihi azwaajan min nabaatin syattaalalu Kami keluarkan dengannya beraneka macam tumbuhan yang beragam

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. الَّذِيalladziiyang
  2. جَعَلَja'alamenjadikan
  3. لَكُمُlakumubagi kalian
  4. الْأَرْضَl-ardhabumi
  5. مَهْدًاmahdanhamparan
  6. وَسَلَكَwa-salakadan Dia menjadikan
  7. لَكُمْlakumbagi kalian
  8. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  9. سُبُلًاsubulanjalan-jalan
  10. وَأَنْزَلَwa-anzaladan menurunkan
  11. مِنَminadari
  12. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  13. مَاءًmaa'anair
  14. فَأَخْرَجْنَاfa-akhrajnaamaka Kami mengeluarkan
  15. بِهِbihidengannya
  16. أَزْوَاجًاazwaajanberaneka macam
  17. مِنْmindari
  18. نَبَاتٍnabaatintumbuhan
  19. شَتَّىٰsyattaaberbeda-beda

Inti bacaan

Deskripsi bumi sebagai 'hamparan' dengan jalan-jalan dan tumbuhan beragam, infrastruktur alam yang dirancang mendukung mobilitas dan keberagaman kehidupan, sebuah desain yang memudahkan bukan mempersulit.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini beralih dari dialog Musa-Firaun ke penuturan orang pertama jamak ('Kami keluarkan'): sebuah pergeseran dari kutipan percakapan ke pernyataan langsung, menandai akhir dialog yang dikutip dan dimulainya penegasan mandiri. 'Hamparan' (mahdan), akar yang sama dengan 'ayunan' (mahd) di 19:29 tempat Isa bayi berbicara, namun facet yang berbeda: di sana tempat istirahat bayi, di sini tempat berpijak bagi seluruh manusia.

Tafsiran

Ayat ini menandai peralihan dari percakapan Musa dan Firaun yang dikutip langsung ke penegasan yang berdiri sendiri tentang penciptaan: bumi sebagai hamparan, jalan-jalan yang tersedia, air yang menumbuhkan aneka tumbuhan.

Renungan dan Hikmah

  • Di antara yang disebut Allah ada jalan-jalan di dalam bumi. Bukan cuma tempat berpijak, melainkan juga cara berpindah. Yang dihitung sebagai pemberian bukan hanya tempat tinggal, melainkan juga kemungkinan untuk pergi dari sana.
  • Keterangan tentang tumbuhan disebut dua kali beruntun: beraneka macam, dan beragam. Pengulangan itu tidak mubazir. Yang hendak ditekankan bukan banyaknya, melainkan bahwa tak satu pun sama persis dengan yang lain.
  • Ayat ini bermula dengan menyebut Dia dan berakhir dengan Kami keluarkan. Pembicaranya berpindah di tengah kalimat. Bagian yang paling dekat dengan makanan sehari-hari justru bagian yang disebut Allah dengan kata ganti diri-Nya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, a-r-d, m-h-d, s-l-k, s-b-l, n-z-l, s-m-w, m-w-h, kh-r-j, z-w-j, n-b-t, sh-t-t): ja'ala l-ard mahdan diterjemahkan 'menjadikan bumi hamparan' (akar m-h-d); salaka subulan diterjemahkan 'membuat jalan-jalan' (akar s-l-k + akar s-b-l); azwaaj min nabaat shattaa diterjemahkan 'aneka tumbuhan yang beragam' (akar n-b-t + akar sh-t-t). gloss '(Dialah Tuhan)/(air hujan itu)' dibuang.