فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِثْلِهِ فَاجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًا لَا نُخْلِفُهُ نَحْنُ وَلَا أَنْتَ مَكَانًا سُوًى

Maka kami pasti mendatangkan kepadamu sihir yang serupa dengannya; maka buatlah antara kami dan engkau suatu perjanjian waktu, yang tidak akan kami maupun engkau langgar, di suatu tempat yang pertengahan.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِثْلِهِfa-la-na'tiyannaka bi-sihrin mitslihimaka kami pasti mendatangkan kepadamu sihir yang serupa dengannya
  2. فَاجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًاfa-j'al baynanaa wa-baynaka maw'idanmaka buatlah antara kami dan engkau suatu perjanjian waktu
  3. لَا نُخْلِفُهُ نَحْنُ وَلَا أَنْتَ مَكَانًا سُوًىlaa nukhlifuhu nahnu wa-laa anta makaanan suwanyang tidak akan kami maupun engkau langgar, di suatu tempat yang pertengahan

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. فَلَنَأْتِيَنَّكَfa-la-na'tiyannakamaka sungguh kami akan mendatangimu
  2. بِسِحْرٍbi-sihrindengan sihir
  3. مِثْلِهِmitslihisemisalnya
  4. فَاجْعَلْfa-j'almaka jadikanlah
  5. بَيْنَنَاbaynanaadi antara kami
  6. وَبَيْنَكَwa-baynakadan antaramu
  7. مَوْعِدًاmaw'idanjanji
  8. لَاlaatidak
  9. نُخْلِفُهُnukhlifuhukami menyalahinya
  10. نَحْنُnahnukami
  11. وَلَاwa-laadan tidak pula
  12. أَنْتَantaengkau
  13. مَكَانًاmakaanantempat
  14. سُوًىsuwanyang datar

Inti bacaan

Tantangan balasan Firaun dengan syarat yang adil: 'perjanjian waktu, yang tidak akan kami maupun engkau langgar, di suatu tempat yang pertengahan', bahkan dalam konfrontasi, kesepakatan tentang aturan main yang adil tetap diusahakan kedua pihak.

Penjelasan pilihan kata

'Tempat yang pertengahan' (makaanan suwan): lokasi yang adil bagi kedua pihak, tidak menguntungkan satu sisi, menandai bahwa tantangan ini diajukan dengan syarat yang tampak setara.

Tafsiran

Firaun menantang duel terbuka, bukan menolak langsung: sebuah strategi yang tampak percaya diri, menetapkan syarat waktu dan tempat yang disepakati bersama sebelum konfrontasi sesungguhnya terjadi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Firaun menantang, bukan menolak. Duel terbuka. Yang merasa kuat memilih pertandingan, bukan pelarangan.
  • Syarat yang ia ajukan tempat yang pertengahan dan waktu yang tak dilanggar keduanya. Tampak adil. Aturan main disepakati justru oleh pihak yang berkuasa penuh.
  • Allah merekam ia menyebut sihir yang serupa dengannya. Menyamakan lebih dahulu. Yang belum diuji sudah diberi nama yang menyetarakannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, s-h-r, m-ts-l, j-'-l, b-y-n, w-'-d, kh-l-f, k-w-n, s-w-y): sihr mithlih diterjemahkan 'sihir yang serupa'; maw'id diterjemahkan 'perjanjian waktu' (akar w-'-d); laa nukhlifuhu diterjemahkan 'tidak melanggarnya' (akar kh-l-f); makaan suwan diterjemahkan 'tempat yang pertengahan'. Selaras.