قَالُوا يَا مُوسَىٰ إِمَّا أَنْ تُلْقِيَ وَإِمَّا أَنْ نَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقَىٰ

Mereka berkata, “Wahai Musa, engkaukah yang melemparkan, atau kamikah yang lebih dahulu melemparkan?”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالُوا يَا مُوسَىٰqaaluu yaa muusaamereka berkata, wahai Musa
  2. إِمَّا أَنْ تُلْقِيَ وَإِمَّا أَنْ نَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقَىٰimmaa an tulqiya wa-immaa an nakuuna awwala man alqaaengkaukah yang melemparkan, atau kamikah yang lebih dahulu melemparkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, l-q-y, k-w-n, a-w-l): tulqiya/alqaa diterjemahkan 'melemparkan' (akar l-q-y). gloss '(para penyihir)' dibuang.

Aplikasi

Kesopanan yang tidak terduga dari para penyihir: menawarkan Musa kesempatan melempar duluan, sebuah bentuk fair play bahkan dari pihak yang berlawanan, menunjukkan bahwa etika kompetisi bisa dijaga meski dalam konteks konfrontasi.