فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ هَارُونَ وَمُوسَىٰ
Maka para penyihir itu tersungkur bersujud; mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan Harun dan Musa.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًاfa-ulqiya s-saharatu sujjadanmaka para penyihir itu tersungkur bersujud
- قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ هَارُونَ وَمُوسَىٰqaaluu aamannaa bi-rabbi haaruuna wa-muusaamereka berkata, kami beriman kepada Tuhan Harun dan Musa
Terjemahan per kata (8 kata)
- فَأُلْقِيَfa-ulqiyamaka dijatuhkan
- السَّحَرَةُs-saharatupara penyihir
- سُجَّدًاsujjadansambil bersujud
- قَالُواqaaluumereka berkata
- آمَنَّاaamannaakami beriman
- بِرَبِّbi-rabbikepada Tuhan
- هَارُونَhaaruunaHarun
- وَمُوسَىٰwa-muusaadan Musa
Inti bacaan
Momen dramatis pembalikan: para penyihir yang tadinya melawan justru 'tersungkur bersujud. beriman', pengakuan kebenaran bisa datang bahkan dari pihak yang tadinya paling terampil dalam melawannya, begitu bukti nyata tak terbantahkan disaksikan langsung.
Penjelasan pilihan kata
'Bersujud' (sujjadan): akar sjd yang sama dipertahankan konsisten tanpa pengecualian di seluruh teks. Para penyihir menyebut 'Tuhan Harun dan Musa', bukan sekadar 'Tuhan Musa': pengakuan yang mencakup keduanya secara setara.
Tafsiran
Perubahan ini terjadi seketika dan total: dari penampil sihir yang baru saja berusaha mengalahkan Musa menjadi orang beriman yang bersujud, sebuah konversi dramatis yang tidak memerlukan waktu perenungan panjang.
Renungan dan Hikmah
- Para penyihir yang baru saja berusaha keras mengalahkan Musa dengan tipu daya berubah menjadi orang beriman seketika begitu menyaksikan hasil sebenarnya, keyakinan mereka terbentuk dari pengalaman langsung, bukan proses panjang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-q-y, s-h-r, s-j-d, q-w-l, a-m-n, r-b-b): ulqiya diterjemahkan 'tersungkur' (akar l-q-y); sujjadan diterjemahkan 'bersujud' (akar s-j-d SJD); aamannaa bi-rabb diterjemahkan 'kami beriman kepada Tuhan' (akar '-m-n + akar r-b-b). Selaras.