إِنَّا آمَنَّا بِرَبِّنَا لِيَغْفِرَ لَنَا خَطَايَانَا وَمَا أَكْرَهْتَنَا عَلَيْهِ مِنَ السِّحْرِ ۗ وَاللَّهُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami. Allah lebih baik dan lebih kekal.”

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. إِنَّا آمَنَّا بِرَبِّنَاinnaa aamannaa bi-rabbinaasesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami
  2. لِيَغْفِرَ لَنَا خَطَايَانَاli-yaghfira lanaa khataayaanaaagar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami
  3. وَمَا أَكْرَهْتَنَا عَلَيْهِ مِنَ السِّحْرِwa-maa akrahtanaa alayhi mina s-sihridan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami
  4. وَاللَّهُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰwa-llaahu khayrun wa-abqaadan Allah lebih baik dan lebih kekal
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. sebagian penerjemah: '“We have believed in1 our Lord, that He might forgive us our offences,2 and what thou didst compel us to of sorcery;3 and God is better and more enduring.”' Corpus ayat ini: «yagofira, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').

Aplikasi

Alasan keteguhan mereka dijelaskan: keyakinan pada pengampunan dan penilaian bahwa 'Allah lebih baik dan lebih kekal', perbandingan nilai yang jelas antara kekuasaan sementara Firaun dan sesuatu yang bersifat abadi menjadi dasar keberanian mereka.