وَأَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهُ وَمَا هَدَىٰ

Dan Firaun menyesatkan kaumnya, dan tidak memberi petunjuk.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَأَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهُwa-adhalla fir'awnu qawmahudan Firaun menyesatkan kaumnya
  2. وَمَا هَدَىٰwa-maa hadaadan tidak memberi petunjuk

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَأَضَلَّwa-adhalladan lebih sesat
  2. فِرْعَوْنُfir'awnuFiraun
  3. قَوْمَهُqawmahukaumnya
  4. وَمَاwa-maadan tidaklah
  5. هَدَىٰhadaamemberi petunjuk

Inti bacaan

Penilaian tajam tentang kepemimpinan Firaun: 'menyesatkan kaumnya, dan tidak memberi petunjuk', kontras eksplisit antara pemimpin yang membimbing dan pemimpin yang justru menjerumuskan pengikutnya menuju kehancuran.

Penjelasan pilihan kata

'Tidak memberi petunjuk' (maa hadaa): akar yang sama persis dengan 'memberi petunjuk' (hadaa) di 20:50, kini dalam bentuk negasi; kontras eksplisit antara Tuhan yang membentuk lalu menuntun (20:50) dan Firaun yang justru menyesatkan tanpa menuntun sama sekali.

Tafsiran

Ayat penutup episode Firaun ini menyimpulkan kepemimpinannya dengan kontras tajam terhadap jawaban Musa di 20:50: pemimpin sejati menuntun, sementara Firaun hanya menyesatkan tanpa memberi arah sama sekali.

Renungan dan Hikmah

  • Kata 'menuntun' yang dipakai Musa untuk menggambarkan Tuhannya di 20:50 muncul kembali di sini dalam bentuk negasi untuk Firaun, kontras eksplisit antara pemimpin yang menuntun dan penguasa yang hanya menyesatkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-l-l, q-w-m, h-d-y): adalla diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l putaran 78); maa hadaa diterjemahkan 'tidak memberi petunjuk' (akar h-d-y HDY), Firaun menyesatkan, bukan menunjuki (kontras pemimpin sejati).