قَالَ هُمْ أُولَاءِ عَلَىٰ أَثَرِي وَعَجِلْتُ إِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضَىٰ

Ia berkata, “Mereka menyusul jejakku, dan aku bersegera kepada-Mu, Tuhanku, agar Engkau rida.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ هُمْ أُولَاءِ عَلَىٰ أَثَرِيqaala hum ulaa'i 'alaa atsariiia berkata, mereka menyusul jejakku
  2. وَعَجِلْتُ إِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضَىٰwa-'ajiltu ilayka rabbi li-tardhaadan aku bersegera kepada-Mu, Tuhanku, agar Engkau rida

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. هُمْhummereka
  3. أُولَاءِulaa'imereka itu
  4. عَلَىٰ'alaaatas
  5. أَثَرِيatsariijejakku
  6. وَعَجِلْتُwa-'ajiltudan aku bersegera
  7. إِلَيْكَilaykakepadamu
  8. رَبِّrabbiTuhan
  9. لِتَرْضَىٰli-tardhaaagar Engkau rida

Inti bacaan

Alasan Musa yang jujur: 'aku bersegera kepada-Mu. agar Engkau rida', motivasi murni mengejar kedekatan spiritual diakui terus terang, meski konsekuensinya (meninggalkan kaumnya) ternyata berdampak serius seperti akan segera terungkap.

Penjelasan pilihan kata

Musa menjelaskan ketergesaannya sebagai keinginan mendapatkan keridaan Tuhannya: sebuah motif yang tampak murni, sebelum kenyataan tentang kaumnya terungkap di ayat berikutnya.

Tafsiran

Jawaban Musa yang penuh semangat ini segera dikontraskan dengan berita yang akan diterimanya: ketergesaannya untuk mendekat kepada Tuhan justru meninggalkan celah waktu yang dimanfaatkan untuk penyimpangan di antara kaumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Musa menjawab bahwa mereka menyusul jejaknya. Kaumnya disebut lebih dahulu. Yang ditanya tentang dirinya menjawab dengan menyebut orang lain.
  • Allah merekam ia menyebut dirinya bersegera. Bukan mendahului. Yang diakui bukan meninggalkan mereka, melainkan mempercepat langkah.
  • Alasan yang ia sebut agar Engkau rida. Bukan agar cepat selesai. Yang mendorongnya bukan urusan yang menunggu, melainkan siapa yang menunggunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-ts-r, '-j-l, r-b-b, r-d-w): atharii diterjemahkan 'jejakku' (akar '-ts-r); ajiltu diterjemahkan 'aku bersegera' (akar '-j-l); tardaa diterjemahkan 'ridha' (akar r-d-w). Selaras.