وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هَارُونُ مِنْ قَبْلُ يَا قَوْمِ إِنَّمَا فُتِنْتُمْ بِهِ ۖ وَإِنَّ رَبَّكُمُ الرَّحْمَٰنُ فَاتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوا أَمْرِي
Sungguh, sebelumnya Harun telah berkata kepada mereka, “Wahai kaumku, sesungguhnya kalian hanya diberi cobaan dengannya, dan sesungguhnya Tuhan kalian ialah Ar-Rahman. Maka, ikutilah aku dan taatilah perintahku.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هَارُونُ مِنْ قَبْلُwa-la-qad qaala lahum haaruunu min qablusungguh sebelumnya Harun telah berkata kepada mereka
- يَا قَوْمِ إِنَّمَا فُتِنْتُمْ بِهِyaa qawmi innamaa futintum bihiwahai kaumku, sesungguhnya kalian hanya diberi cobaan dengannya
- وَإِنَّ رَبَّكُمُ الرَّحْمَٰنُwa-inna rabbakumu r-rahmaanudan sesungguhnya Tuhan kalian ialah Ar-Rahman
- فَاتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوا أَمْرِيfa-ttabi'uunii wa-athii'uu amriimaka ikutilah aku dan taatilah perintahku
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- قَالَqaalaberkata
- لَهُمْlahumkepada mereka
- هَارُونُhaaruunuHarun
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- يَاyaawahai
- قَوْمِqawmikaumku
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- فُتِنْتُمْfutintumkalian diuji
- بِهِbihidengannya
- وَإِنَّwa-innadan sungguh
- رَبَّكُمُrabbakumuTuhan kalian
- الرَّحْمَٰنُr-rahmaanuAr-Rahman
- فَاتَّبِعُونِيfa-ttabi'uuniimaka ikutilah aku
- وَأَطِيعُواwa-athii'uudan taatlah
- أَمْرِيamriiurusanku
Inti bacaan
Peringatan dini yang diabaikan: Harun sudah lebih dulu memperingatkan 'kalian hanya diberi cobaan. ikutilah aku dan taatilah perintahku', otoritas yang sah dan peringatan yang tepat waktu tidak selalu cukup menghentikan arus kesalahan kolektif yang sudah terlanjur bergerak.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini mengungkap bahwa Harun sudah memperingatkan kaumnya sebelum Musa kembali: sebuah fakta yang belum disebutkan sebelumnya, kini diungkap untuk menjelaskan bahwa penyimpangan ini terjadi meski sudah ada peringatan.
Tafsiran
Pengungkapan ini penting untuk memahami posisi Harun: ia bukan diam atau lalai, melainkan sudah berusaha mencegah sejak awal, sebuah fakta yang akan relevan saat Musa mempertanyakannya langsung di ayat-ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Harun telah memperingatkan mereka sebelumnya. Sebelum Musa kembali. Kesalahan itu terjadi meski peringatan sudah disampaikan di tempat.
- Harun menyebut mereka hanya diberi cobaan dengan patung itu. Ia menamai keadaannya. Sesuatu yang dikenali sebagai ujian kehilangan sebagian daya tariknya.
- Nama yang ia pakai Ar-Rahman. Bukan nama yang mengancam. Di tengah penyimpangan paling besar, yang diingatkan justru sifat kasih-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “(Allah) Yang Maha Pengasih.” diterjemahkan “Ar-Rahmaan.”. Dalam ayat ini, 'rahmaan' bertakrif (memakai kata sandang al-).