قَالُوا لَنْ نَبْرَحَ عَلَيْهِ عَاكِفِينَ حَتَّىٰ يَرْجِعَ إِلَيْنَا مُوسَىٰ
Mereka berkata, “Kami tidak akan berhenti menyembahnya sampai Musa kembali kepada kami.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا لَنْ نَبْرَحَ عَلَيْهِ عَاكِفِينَqaaluu lan nabraha 'alayhi 'aakifiinamereka berkata, kami tidak akan berhenti menyembahnya
- حَتَّىٰ يَرْجِعَ إِلَيْنَا مُوسَىٰhattaa yarji'a ilaynaa muusaasampai Musa kembali kepada kami
Terjemahan per kata (9 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لَنْlantidak akan
- نَبْرَحَnabrahakami berhenti
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- عَاكِفِينَ'aakifiinaorang-orang yang tekun menyembah
- حَتَّىٰhattaasampai
- يَرْجِعَyarji'akembali
- إِلَيْنَاilaynaakepada kami
- مُوسَىٰmuusaaMusa
Inti bacaan
Penolakan keras kesetiaan pada pemimpin sementara yang sah: 'Kami tidak akan berhenti menyembahnya sampai Musa kembali', keteguhan pada kesalahan bisa sama kuatnya dengan keteguhan pada kebenaran, menunjukkan bahwa kegigihan semata bukan indikator kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
Respons kaum ini menunjukkan penolakan langsung terhadap peringatan Harun, bukan ketidaktahuan, melainkan penolakan sadar untuk berhenti meski sudah diperingatkan.
Tafsiran
Jawaban ini mengungkap tingkat keterikatan kaum tersebut pada patung yang baru dibuat, bahkan otoritas Harun sebagai pemimpin sementara tidak cukup untuk menghentikan mereka, hanya kembalinya Musa sendiri yang mereka nyatakan sebagai syarat berhenti.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka menolak berhenti sampai Musa kembali. Menunggu orangnya. Yang dijadikan ukuran bukan keterangan Harun, melainkan kehadiran yang lebih berwibawa.
- Kalimat mereka dibuka dengan penolakan tegas. Bukan permintaan waktu. Yang diucapkan keputusan, dan alasannya menyusul sesudahnya.
- Allah merekam Harun sudah memperingatkan dengan benar sebelumnya. Isinya tepat. Yang menentukan penerimaan ternyata bukan kebenaran isinya, melainkan siapa yang membawanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, b-r-h, '-k-f, r-j-'): lan nabraha diterjemahkan 'tidak akan berhenti' (akar b-r-h); aakifiin diterjemahkan 'tekun menyembah (beriktikaf)' (akar '-k-f); yarji'a diterjemahkan 'kembali' (akar r-j-'). gloss '(patung anak sapi)/(dan)' dibuang.