كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ مَا قَدْ سَبَقَ ۚ وَقَدْ آتَيْنَاكَ مِنْ لَدُنَّا ذِكْرًا

Demikianlah Kami kisahkan kepadamu sebagian berita yang telah lalu; dan sungguh Kami telah beri engkau suatu peringatan dari sisi Kami.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ مَا قَدْ سَبَقَka-dzaalika naqussu alayka min anbaa'i maa qad sabaqademikianlah Kami kisahkan kepadamu sebagian berita yang telah lalu
  2. وَقَدْ آتَيْنَاكَ مِنْ لَدُنَّا ذِكْرًاwa-qad aataynaaka min ladunnaa dzikrandan sungguh Kami telah beri engkau suatu peringatan dari sisi Kami
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-s-s, n-b-a, s-b-q, a-t-y, l-d-n, dz-k-r): naqussu diterjemahkan 'mengisahkan' (akar q-s-s); anbaa' diterjemahkan 'berita-berita' (akar n-b-'); sabaqa diterjemahkan 'telah lalu' (akar s-b-q); dhikr diterjemahkan 'peringatan' (akar dz-k-r). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)' dibuang.

Aplikasi

Tujuan penceritaan kisah-kisah lampau dijelaskan: menyertai 'peringatan dari sisi Kami', narasi sejarah bukan sekadar hiburan, melainkan disertai pesan yang dimaksudkan untuk direnungkan dan dipetik pelajarannya.