خَالِدِينَ فِيهِ ۖ وَسَاءَ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِمْلًا

kekal di dalamnya; dan buruklah beban itu bagi mereka pada hari Kiamat,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. خَالِدِينَ فِيهِkhaalidiina fiihikekal di dalamnya
  2. وَسَاءَ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِمْلًاwa-saa'a lahum yawma l-qiyaamati himlandan buruklah beban itu bagi mereka pada hari Kiamat

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. خَالِدِينَkhaalidiinakekal
  2. فِيهِfiihidi dalamnya
  3. وَسَاءَwa-saa'adan seburuk-buruk
  4. لَهُمْlahumbagi mereka
  5. يَوْمَyawmahari
  6. الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
  7. حِمْلًاhimlanbeban

Inti bacaan

Penekanan pada keabadian konsekuensi tersebut: 'kekal di dalamnya. buruklah beban itu', keseriusan akibat dari mengabaikan peringatan digambarkan dalam skala waktu yang tidak berkesudahan.

Penjelasan pilihan kata

'Beban' (himlan) di sini: kata yang berbeda akarnya dari 'beban' (wizran) di ayat sebelumnya, meski keduanya diterjemahkan mirip; dua kata Arab yang berbeda kebetulan bertemu pada kata Indonesia yang sama.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan langsung gambaran konsekuensi dari ayat sebelumnya, menegaskan sifat kekal dan buruknya beban yang dipikul mereka yang berpaling.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka kekal di dalamnya. Tanpa ujung. Bebannya bukan dipikul sebentar.
  • Kata beban di sini berbeda akarnya dari yang di ayat sebelumnya. Dua kata Arab. Dalam bahasa kita keduanya bertemu di satu kata.
  • Allah menutup dengan buruklah beban itu bagi mereka. Penilaian. Yang dipikul diberi nilai, bukan cuma disebut ada.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar kh-l-d, s-w-a, y-w-m, q-w-m, h-m-l): khaalidiin diterjemahkan 'kekal' (akar kh-l-d); himl diterjemahkan 'beban' (akar h-m-l). gloss '(dosa)' dibuang.