يَوْمَئِذٍ لَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًا

Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali dari orang yang telah diberi izin oleh Ar-Rahman dan yang diridai perkataannya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَوْمَئِذٍ لَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُyawma'idzin laa tanfa'u sh-shafaa'atupada hari itu tidak berguna syafaat
  2. إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًاillaa man adzina lahu r-rahmaanu wa-radiya lahu qawlankecuali dari orang yang telah diberi izin oleh Ar-Rahman dan yang diridai perkataannya
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”. sebagian penerjemah: 'That day no intercession will avail save one whom the Almighty1 has given leave and with whose word2 He is pleased.' Corpus ayat ini: «r~aHoma`nu, TAKRIF».

Aplikasi

Syafaat pada hari itu terbatas ketat: hanya 'orang yang telah diberi izin... dan yang diridai perkataannya', pertolongan bukan hak otomatis siapa pun, melainkan bergantung pada kelayakan yang sudah ditetapkan sebelumnya.