وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا
Dan wajah-wajah tunduk di hadapan Yang Hidup lagi Yang Menegakkan; dan sungguh rugi orang yang membawa kezaliman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِwa-'anati l-wujuuhu li-l-hayyi l-qayyuumidan wajah-wajah tunduk di hadapan Yang Hidup lagi Yang Menegakkan
- وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًاwa-qad khaaba man hamala zhulmandan sungguh rugi orang yang membawa kezaliman
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَعَنَتِwa-'anatidan tunduklah
- الْوُجُوهُl-wujuuhuwajah-wajah
- لِلْحَيِّli-l-hayyibagi yang hidup
- الْقَيُّومِl-qayyuumiYang Maha Berdiri Sendiri
- وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
- خَابَkhaabamerugi
- مَنْmanorang yang
- حَمَلَhamalamemikul
- ظُلْمًاzhulmankezaliman
Inti bacaan
Ketundukan universal: 'wajah-wajah tunduk di hadapan Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri', dengan penegasan tegas 'sungguh rugi orang yang membawa kezaliman', konsekuensi jelas bagi yang datang membawa beban ketidakadilan yang belum diselesaikan.
Penjelasan pilihan kata
'Yang Hidup lagi Yang Menegakkan' (al-hayy al-qayyuum): dua gelar takrif dari akar yang berbeda dari keluarga aliyy/kabiir, dipertahankan tanpa 'Maha' konsisten dengan seluruh gelar takrif lain di teks ini; qayyuum menandai yang berdiri sendiri sekaligus menegakkan/mengurus segala sesuatu.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan ketundukan total di hadapan dua sifat mendasar Allah (hidup yang tak bergantung pada apa pun, dan penegakan yang menopang segala sesuatu), sebuah kontras dengan kerugian mereka yang membawa kezaliman.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut wajah-wajah yang tunduk, bukan orang-orangnya. Bagian yang paling dijaga manusia justru yang disebut. Kehormatan yang biasanya ditegakkan tinggi-tinggi ditaruh di posisi paling rendah pada hari itu.
- Yang mereka hadapi Dia sebut Yang Hidup lagi Yang Menegakkan. Dua nama tentang berdirinya segala sesuatu. Yang tertunduk berhadapan dengan Yang justru menopang mereka selama ini.
- Kata yang Allah pakai membawa, seakan kezaliman itu barang bawaan. Ia ikut, tidak tertinggal. Yang dilakukan seseorang di dunia ternyata tidak selesai di tempat ia melakukannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-n-w, w-j-h, h-y-y, q-w-m, kh-y-b, h-m-l, zh-l-m): anati l-wujuuh diterjemahkan 'wajah-wajah tunduk' (akar '-n-w + akar w-j-h WJH); al-hayy al-qayyuum diterjemahkan 'Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri' (akar h-y-y + akar q-w-m); khaaba diterjemahkan 'rugi (gagal)' (akar kh-y-b); hamala zhulman diterjemahkan 'membawa kezaliman' (akar h-m-l + akar zh-l-m). Selaras.