وَلَقَدْ عَهِدْنَا إِلَىٰ آدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُ عَزْمًا
Dan sungguh Kami telah berjanji dengan Adam dahulu, tetapi ia lupa, dan Kami tidak mendapati padanya tekad yang kuat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ عَهِدْنَا إِلَىٰ آدَمَ مِنْ قَبْلُwa-laqad ahidnaa ilaa aadama min qabludan sungguh Kami telah berjanji dengan Adam dahulu
- فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُ عَزْمًاfa-nasiya wa-lam najid lahu azmantetapi ia lupa, dan Kami tidak mendapati padanya tekad yang kuat
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-h-d, q-b-l, n-s-y, w-j-d, '-z-m): ahidnaa ilaa aadam diterjemahkan 'Kami perintahkan/berjanji dengan Adam' (akar '-h-d); nasiya diterjemahkan 'ia lupa' (akar n-s-y NSY); azm diterjemahkan 'tekad' (akar '-z-m). gloss '(agar tidak mendekati pohon keabadian)/(untuk menjauhi larangan)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Kejujuran tentang kegagalan Adam: 'Kami telah perintahkan kepada Adam dahulu, tetapi ia lupa, dan Kami tidak mendapati padanya tekad yang kuat', pengakuan bahwa bahkan manusia pertama mengalami kelupaan dan kekurangan tekad, sebuah pengakuan jujur tentang kerentanan manusiawi sejak awal penciptaan.