فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ الشَّيْطَانُ قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَا يَبْلَىٰ

Maka setan membisikkan kepadanya; ia berkata, “Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian dan kerajaan yang tidak akan binasa?”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ الشَّيْطَانُfa-waswasa ilayhi sy-syaythaanumaka setan membisikkan kepadanya
  2. قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ الْخُلْدِqaala yaa aadamu hal adulluka 'alaa syajarati l-khuldiia berkata, wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian
  3. وَمُلْكٍ لَا يَبْلَىٰwa-mulkin laa yablaadan kerajaan yang tidak akan binasa

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. فَوَسْوَسَfa-waswasamaka membisikkan
  2. إِلَيْهِilayhikepadanya
  3. الشَّيْطَانُsy-syaythaanusetan
  4. قَالَqaalaberkata
  5. يَاyaawahai
  6. آدَمُaadamuAdam
  7. هَلْhalapakah
  8. أَدُلُّكَadullukaaku menunjukkanmu
  9. عَلَىٰ'alaaatas
  10. شَجَرَةِsyajaratipohon
  11. الْخُلْدِl-khuldikekekalan
  12. وَمُلْكٍwa-mulkindan kerajaan
  13. لَاlaatidak
  14. يَبْلَىٰyablaabinasa

Inti bacaan

Godaan setan menargetkan keinginan mendasar manusia: 'pohon keabadian dan kerajaan yang tidak akan binasa', janji tentang keabadian dan kekuasaan permanen dipakai sebagai umpan, menyingkap kelemahan universal manusia terhadap janji kekekalan dan kontrol tanpa batas.

Penjelasan pilihan kata

Godaan setan menyasar tepat pada dua hal yang belum termasuk dalam jaminan yang sudah diberikan (118-119): keabadian dan kekuasaan yang tak binasa, sesuatu yang tampak melampaui apa yang sudah dimiliki Adam.

Tafsiran

Strategi godaan ini bukan menawarkan sesuatu yang sudah tersedia, melainkan sesuatu yang tampak lebih: keabadian dan kerajaan abadi, dua hal yang justru menjadi batas antara manusia dan pencipta.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam setan menawarkan pohon keabadian dan kerajaan yang tak binasa. Dua-duanya tentang tak berakhir. Yang dijual bukan kenikmatan, melainkan kelepasan dari batas.
  • Kalimatnya dibuka dengan maukah aku tunjukkan. Berupa tawaran menolong. Yang menjatuhkan datang dalam bentuk yang paling ramah.
  • Allah merekam tawaran itu menjanjikan hal yang mustahil bagi makhluk. Keabadian dan kerajaan kekal. Yang paling menggoda memang yang paling tak bisa diberikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-s-w-s, sh-t-n, q-w-l, d-l-l, sh-j-r, kh-l-d, m-l-k, b-l-w): waswasa diterjemahkan 'membisikkan (was-was)' (akar w-s-w-s); adulluka diterjemahkan 'menunjukkanmu' (akar d-l-l); shajarat al-khuld diterjemahkan 'pohon keabadian' (akar kh-l-d); mulk laa yablaa diterjemahkan 'kerajaan yang tak binasa' (akar m-l-k). gloss '(pikiran jahat)' dibuang.